---
title: "Cara Backup dan Restore VM dengan Proxmox Backup Server"
description: "Langkah menyiapkan Proxmox Backup Server, menghubungkannya ke Proxmox VE, membuat jadwal backup, retensi, verifikasi, dan memulihkan VM atau satu file."
url: "https://nivelva.com/insight/cara-backup-restore-vm-proxmox-backup-server"
category: "Server \u0026 Infrastruktur"
tags: ["proxmox","backup","proxmox backup server","restore","vm"]
author: "Theresia Candiawan"
published: "2026-11-07T02:23:00+07:00"
updated: "2026-11-07T02:23:00+07:00"
language: "id"
publisher: "Nivelva (https://nivelva.com)"
---

# Cara Backup dan Restore VM dengan Proxmox Backup Server

> **Jawaban singkat:** Pasang Proxmox Backup Server di mesin terpisah, buat datastore dan user khusus, lalu tambahkan sebagai storage di Proxmox VE. Buat jadwal backup, atur retensi dan verifikasi, dan uji restore VM maupun file tunggal secara berkala.

Sudah punya beberapa VM di Proxmox VE tapi backup-nya masih berupa berkas vzdump yang menumpuk di disk yang sama? Proxmox Backup Server (PBS) adalah jawaban resmi dari pembuat Proxmox: backup inkremental dengan deduplikasi, enkripsi di sisi klien, dan restore yang bisa sampai level satu berkas.

Per 6 November 2026, versi terbaru di roadmap resminya adalah PBS 4.2 (dirilis 29 April 2026) berbasis Debian 13 Trixie, pasangan generasi Proxmox VE 9. Panduan ini memakai panel web keduanya.

## Kenapa PBS lebih baik dari backup vzdump biasa?

Backup vzdump ke penyimpanan lokal menyalin seluruh disk VM setiap kali jalan. PBS memecah data menjadi potongan (chunk) dan hanya menyimpan potongan yang belum pernah ada. Hasilnya, backup harian setelah backup pertama jauh lebih kecil dan lebih cepat. Untuk VM yang sedang menyala, Proxmox VE juga melacak blok yang berubah sejak backup terakhir (dirty bitmap), sehingga tidak perlu membaca seluruh disk lagi selama VM belum dimatikan.

Yang paling penting: PBS harus berada di **mesin lain**. Backup di server yang sama hilang bersama servernya saat disk rusak atau terkena ransomware.

## Langkah menyiapkan dan menjalankan backup

### 1. Pasang Proxmox Backup Server

Unduh ISO PBS dari situs resmi Proxmox dan pasang di server atau VM terpisah, idealnya di lokasi berbeda. Setelah selesai, panel web PBS bisa dibuka di `https://IP-PBS:8007`. Atur repositori dan jalankan pembaruan seperti pada Proxmox VE.

### 2. Buat datastore

Siapkan disk khusus untuk backup, lalu buat datastore dari **Administration > Storage / Disks** (misalnya membuat ZFS atau direktori) dan **Datastore > Add Datastore**. Lewat terminal, perintahnya:

```
proxmox-backup-manager datastore create store1 /mnt/datastore/store1
```

Sejak PBS 4.0 datastore juga bisa disimpan di object storage kompatibel S3, dan di versi 4.2 fitur ini sudah keluar dari status pratinjau teknologi.

### 3. Buat user khusus untuk Proxmox VE

Jangan pakai root PBS di Proxmox VE. Buat user, misalnya `pve@pbs`, di **Configuration > Access Control**, lalu beri izin role `DatastoreBackup` pada datastore tadi. Role ini cukup untuk membuat backup dan memulihkan backup milik sendiri. Alternatifnya pakai API token.

### 4. Catat fingerprint

Di dashboard PBS, klik **Show Fingerprint** dan salin nilainya. Fingerprint dipakai Proxmox VE untuk memastikan sedang terhubung ke server PBS yang benar, karena sertifikat bawaan PBS ditandatangani sendiri.

### 5. Tambahkan PBS sebagai storage di Proxmox VE

Di Proxmox VE buka **Datacenter > Storage > Add > Proxmox Backup Server**. Isi ID storage, alamat server PBS, username (`pve@pbs`), password, nama datastore, dan fingerprint. Di tab **Encryption**, kamu bisa membuat kunci enkripsi sisi klien. Simpan salinan kunci itu di tempat aman di luar server, karena tanpa kunci tersebut backup terenkripsi tidak bisa dipulihkan.

### 6. Buat jadwal backup

Buka **Datacenter > Backup > Add**. Pilih storage PBS, jadwal (misalnya setiap hari pukul 01:00), VM dan container yang ikut, serta mode **Snapshot** agar VM tetap menyala selama backup. Aktifkan notifikasi email agar kegagalan tidak luput.

### 7. Atur retensi, prune, dan garbage collection

Retensi menentukan berapa banyak backup yang disimpan, misalnya 7 harian, 4 mingguan, dan 6 bulanan. Atur lewat **Prune Jobs** di datastore PBS. Prune hanya menghapus indeks backup, ruang disk baru benar-benar dibebaskan setelah **Garbage Collection** berjalan, jadi jadwalkan keduanya.

### 8. Jadwalkan verifikasi

Buat **Verify Job** di PBS agar checksum potongan data diperiksa berkala. Backup yang rusak sebaiknya ketahuan sekarang, bukan saat sedang dibutuhkan.

## Cara memulihkan VM dari PBS

Restore VM utuh dilakukan dari Proxmox VE. Buka storage PBS, pilih tab **Backups**, pilih backup yang diinginkan, lalu klik **Restore**. Kamu bisa mempertahankan ID VM lama (VM lama akan ditimpa) atau memberi ID baru untuk memulihkan di samping VM yang ada. Untuk VM, ada opsi **Live restore**: VM langsung dinyalakan sementara data disalin di latar belakang, berguna bila downtime harus sesingkat mungkin.

Bila hanya butuh satu berkas, misalnya konfigurasi yang terhapus, pilih backup lalu klik **File Restore**. Kamu bisa menjelajahi isi disk backup dan mengunduh berkas atau folder tertentu tanpa memulihkan seluruh VM.

> **Uji restore, bukan hanya backup:**
>
> Backup yang belum pernah dicoba dipulihkan belum bisa dianggap aman. Jadwalkan uji restore berkala ke ID VM baru, nyalakan, lalu cek aplikasi dan datanya.

## Bagaimana menambah salinan di luar lokasi?

PBS bisa menarik data dari PBS lain lewat **Remotes** dan **Sync Jobs**. Pola yang umum: PBS pertama di dekat server untuk restore cepat, PBS kedua atau datastore S3 di lokasi lain sebagai salinan cadangan. Prinsip ini sejalan dengan [aturan backup 3-2-1-1-0](https://nivelva.com/insight/aturan-backup-tahan-ransomware). Untuk server non-Proxmox, pendekatan berbasis berkas seperti [Restic](https://nivelva.com/insight/cara-backup-seluruh-server-linux-restic) bisa melengkapi.

| Kebutuhan | Fitur PBS | Tempat mengatur |
|:--|:--|:--|
| Backup otomatis harian | Backup job | Proxmox VE, Datacenter > Backup |
| Membatasi jumlah backup tersimpan | Prune job | PBS, datastore |
| Membebaskan ruang disk | Garbage collection | PBS, datastore |
| Mendeteksi data rusak | Verify job | PBS, datastore |
| Salinan di lokasi lain | Remote dan sync job | PBS kedua |
| Kerahasiaan data | Enkripsi sisi klien | Proxmox VE, storage PBS |

## Pertanyaan yang sering diajukan

### Apakah PBS bisa dipasang di server yang sama dengan Proxmox VE?

Bisa secara teknis, tapi tidak dianjurkan untuk produksi. Bila server rusak, backup ikut hilang. Gunakan mesin atau lokasi terpisah.

### Apakah PBS gratis?

Ya, PBS open source dan bisa dipakai tanpa biaya. Langganan berbayar memberi repositori enterprise dan dukungan teknis.

### Apakah container LXC juga bisa di-backup ke PBS?

Bisa. Container LXC masuk ke backup job yang sama dan dipulihkan dengan cara serupa.

### Berapa lama backup pertama?

Backup pertama menyalin seluruh data yang terpakai, jadi paling lama. Backup berikutnya hanya mengirim data yang berubah, sehingga biasanya jauh lebih cepat.

### Apa yang terjadi bila kunci enkripsi hilang?

Backup terenkripsi tidak bisa dibaca tanpa kunci itu, termasuk oleh Proxmox. Simpan kunci di pengelola password atau cetak salinan kertasnya.

Checklist sebelum menganggap backup beres:

- PBS berada di mesin terpisah dari Proxmox VE.
- Backup job, prune, garbage collection, dan verify terjadwal.
- Kunci enkripsi tersimpan di luar server.
- Uji restore VM dan file tunggal sudah pernah berhasil.
- Ada salinan kedua di lokasi lain.

## Sumber

- <https://pbs.proxmox.com/docs/>
- <https://pbs.proxmox.com/wiki/Roadmap>
- <https://pve.proxmox.com/wiki/Backup_and_Restore>

---

Diterbitkan oleh Nivelva Insight (https://nivelva.com/insight/). Artikel ini: https://nivelva.com/insight/cara-backup-restore-vm-proxmox-backup-server
Kontak Nivelva: WhatsApp https://wa.me/6285111245007, email hello@nivelva.com
