---
title: "Cara Menerima Pembayaran Online Tanpa Badan Usaha"
description: "Belum punya PT atau CV? Ini cara menerima pembayaran online sebagai perorangan, dari rekening usaha, QRIS, payment gateway, sampai marketplace."
url: "https://nivelva.com/insight/cara-menerima-pembayaran-online-badan-usaha"
category: "Bisnis Digital"
tags: ["pembayaran online","qris","payment gateway","usaha perorangan","jualan online"]
author: "Theresia Candiawan"
published: "2026-11-07T14:23:00+07:00"
updated: "2026-11-07T14:23:00+07:00"
language: "id"
publisher: "Nivelva (https://nivelva.com)"
---

# Cara Menerima Pembayaran Online Tanpa Badan Usaha

> **Jawaban singkat:** Kamu tetap bisa menerima pembayaran online tanpa PT atau CV. Pakai rekening khusus usaha atas nama pribadi, daftar QRIS sebagai usaha perorangan, gunakan payment gateway yang menerima akun individu, atau jual lewat marketplace yang menangani pembayaran untukmu.

Baru mulai jualan dan belum punya badan usaha, apakah bisa menerima pembayaran online dengan rapi? Bisa. Banyak layanan pembayaran di Indonesia menerima pendaftaran usaha perorangan, cukup dengan KTP dan, untuk beberapa fitur, NPWP. Yang perlu kamu lakukan adalah memilih kombinasi yang sesuai dengan cara jualanmu, lalu merapikan pencatatan sejak awal.

Badan usaha seperti PT Perorangan memang membuka akses ke lebih banyak fitur dan membuat usaha terlihat lebih resmi. Tapi itu bisa menyusul saat usaha sudah stabil. Panduan di bawah ini disusun berurutan, dari yang paling sederhana sampai yang paling lengkap.

## Bagaimana cara menerima pembayaran sebagai perorangan?

### Langkah 1: Buka rekening khusus usaha atas nama pribadi

Pakai rekening terpisah yang hanya untuk transaksi usaha, walaupun atas nama pribadimu. Ini membuat mutasi rekening bisa langsung dipakai sebagai catatan penjualan dan memudahkan saat menghitung pajak atau mengajukan pinjaman. Jangan pakai rekening ini untuk belanja pribadi.

### Langkah 2: Urus NIB sebagai usaha perorangan

NIB bisa dibuat atas nama pribadi lewat OSS, tanpa badan usaha. Banyak layanan pembayaran dan marketplace memakai NIB sebagai bukti bahwa kamu benar-benar menjalankan usaha. Panduannya ada di [cara membuat NIB di OSS](https://nivelva.com/insight/cara-membuat-nib-oss).

### Langkah 3: Daftar QRIS untuk usaha perorangan

QRIS memungkinkan pembeli membayar dari aplikasi bank atau e-wallet apa pun dengan memindai satu kode. Pendaftaran untuk usaha perorangan umumnya hanya meminta identitas pemilik dan data usaha, dan bisa dilakukan lewat bank atau penyedia jasa pembayaran yang menjadi penerbit QRIS. QRIS cocok untuk jualan langsung, pesanan lewat WhatsApp, dan bazar. Rincian cara daftar dan biaya MDR-nya ada di [QRIS untuk UMKM](https://nivelva.com/insight/qris-untuk-umkm).

### Langkah 4: Gunakan payment gateway yang menerima akun individu

Kalau kamu punya website atau ingin mengirim tautan pembayaran (payment link), payment gateway membuat pembeli bisa memilih virtual account, e-wallet, QRIS, atau kartu. Sebagian penyedia menerima pendaftaran individu, sebagian lain hanya badan usaha. Sebagai contoh, per November 2026 halaman pendaftaran Midtrans menyebut akun individu cukup dengan KTP, dan NPWP baru diperlukan bila ingin mengaktifkan pembayaran kartu. Syarat tiap penyedia berbeda dan bisa berubah, jadi baca halaman pendaftaran resminya sebelum memilih. Perbandingan umum ada di [panduan payment gateway di Indonesia](https://nivelva.com/insight/panduan-payment-gateway-indonesia).

### Langkah 5: Manfaatkan marketplace untuk transaksi dengan pembeli baru

Marketplace menangani pembayaran dan menahan dana sampai pesanan diterima, sehingga pembeli baru lebih percaya. Akun penjual perorangan umumnya bisa dibuat dengan KTP. Kekurangannya, ada potongan biaya dan jeda pencairan dana. Cocok sebagai kanal tambahan, terutama saat brand-mu belum dikenal.

### Langkah 6: Kirim tagihan yang jelas

Apa pun metodenya, kirim invoice atau rincian tagihan yang memuat nama usaha, rincian barang, total, metode bayar, dan batas waktu. Pembayaran lebih cepat masuk dan pencocokan dengan mutasi rekening jadi mudah. Beri nomor unik pada setiap tagihan agar mudah dilacak.

## Apa batasannya bila belum berbadan usaha?

Menerima pembayaran sebagai perorangan punya beberapa keterbatasan. Sebagian fitur payment gateway, batas transaksi, atau metode pembayaran tertentu bisa hanya tersedia untuk badan usaha. Klien korporat juga kadang meminta tagihan dari badan usaha beserta NPWP badan untuk keperluan administrasi mereka. Nama yang muncul di rekening penerima juga nama pribadimu, bukan nama toko.

> **Perhatian:**
>
> Jangan meminjam rekening atau akun pembayaran milik orang lain untuk menampung uang usahamu, dan jangan meminjamkan milikmu. Selain berisiko disalahgunakan, praktik ini bisa melanggar ketentuan layanan dan menyulitkanmu bila terjadi sengketa atau pemeriksaan.

Bila transaksi sudah rutin dan nilainya besar, pertimbangkan mendirikan badan usaha. Pilihan yang paling ringkas untuk pemilik tunggal dibahas di [PT Perorangan atau CV untuk bisnis online](https://nivelva.com/insight/pt-perorangan-cv-bisnis-online-pilih).

## Bagaimana menjaga transaksi tetap aman dan tercatat?

Menerima pembayaran dari banyak kanal membuat pencatatan mudah berantakan. Tetapkan satu rekening sebagai muara: saldo QRIS, e-wallet usaha, payment gateway, dan pencairan marketplace semuanya dipindahkan ke rekening usaha yang sama secara berkala. Dengan begitu, satu laporan mutasi sudah menggambarkan seluruh omzet.

Cocokkan pembayaran masuk dengan pesanan setiap hari. Jangan mengirim barang hanya berdasarkan tangkapan layar bukti transfer, karena bukti transfer palsu adalah modus yang cukup sering dipakai. Pastikan dana benar-benar sudah masuk di mutasi rekening atau notifikasi resmi aplikasi pembayaran sebelum barang dikirim.

Lindungi juga akun pembayaranmu. Aktifkan verifikasi dua langkah di aplikasi bank, e-wallet, dan dasbor payment gateway, jangan membagikan kode OTP kepada siapa pun, dan batasi siapa saja yang bisa mengakses akun tersebut bila kamu punya karyawan.

## Ringkasan pilihan metode

| Metode | Syarat umum perorangan | Cocok untuk | Catatan |
|---|---|---|---|
| Transfer ke rekening usaha | Rekening atas nama pribadi | Pembeli langganan, nilai kecil | Pencocokan pembayaran manual |
| QRIS usaha perorangan | Identitas pemilik dan data usaha | Jualan langsung, chat, bazar | Ada biaya MDR untuk transaksi tertentu |
| Payment gateway akun individu | KTP, NPWP untuk fitur tertentu | Website toko, payment link | Fitur bisa lebih terbatas dari akun badan usaha |
| Marketplace | Akun penjual dengan KTP | Pembeli baru, jangkauan luas | Potongan biaya dan jeda pencairan |

## Pertanyaan yang sering diajukan

### Apakah boleh menerima pembayaran usaha ke rekening pribadi?

Boleh untuk usaha perorangan. Sebaiknya gunakan rekening yang dikhususkan untuk usaha, sehingga omzet terlihat jelas dan tidak tercampur dengan transaksi rumah tangga.

### Apakah penghasilan yang masuk lewat QRIS atau payment gateway kena pajak?

Kewajiban pajak dihitung dari omzet atau penghasilan usaha, apa pun metode pembayarannya. Untuk orang pribadi pelaku UMKM ada ketentuan PPh final dengan batas omzet tertentu. Cek aturan terbaru atau konsultasikan dengan konsultan pajak.

### Apakah perlu NPWP untuk mendaftar payment gateway?

Tergantung penyedia dan fitur. Ada yang cukup KTP untuk akun individu, dan baru meminta NPWP untuk fitur seperti pembayaran kartu kredit.

### Kapan sebaiknya beralih ke badan usaha?

Saat transaksi sudah rutin dan besar, mulai melayani klien korporat, butuh fitur pembayaran yang hanya untuk badan usaha, atau ingin memisahkan risiko usaha dari harta pribadi.

Checklist singkat sebelum mulai menerima pembayaran:

- Rekening khusus usaha sudah dibuka.
- NIB atas nama pribadi sudah terbit.
- QRIS usaha terdaftar dan sudah dites dengan transaksi kecil.
- Payment gateway atau marketplace dipilih sesuai kanal jualan.
- Format invoice dan catatan penjualan siap dipakai.

## Sumber

- <https://midtrans.com/passport>

---

Diterbitkan oleh Nivelva Insight (https://nivelva.com/insight/). Artikel ini: https://nivelva.com/insight/cara-menerima-pembayaran-online-badan-usaha
Kontak Nivelva: WhatsApp https://wa.me/6285111245007, email hello@nivelva.com
