---
title: "PostgreSQL vs MySQL vs MariaDB: Mana yang Cocok?"
description: "Perbandingan PostgreSQL, MySQL, dan MariaDB secara netral: asal-usul, lisensi, fitur, kecocokan dengan aplikasi populer, dan cara memilihnya."
url: "https://nivelva.com/insight/postgresql-vs-mysql"
category: "Server \u0026 Infrastruktur"
tags: ["postgresql","mysql","mariadb","database","sql"]
author: "Theresia Candiawan"
published: "2026-11-04T10:50:00+07:00"
updated: "2026-11-04T10:50:00+07:00"
language: "id"
publisher: "Nivelva (https://nivelva.com)"
---

# PostgreSQL vs MySQL vs MariaDB: Mana yang Cocok?

> **Jawaban singkat:** PostgreSQL unggul untuk data yang kompleks, JSON, dan ekstensi. MySQL dan MariaDB populer untuk aplikasi web PHP seperti WordPress. Pilihan terbaik biasanya ditentukan oleh aplikasi yang kamu pakai, bukan oleh engine mana yang lebih unggul secara umum.

Pilih database yang diminta aplikasimu: PostgreSQL untuk data kompleks, JSON, dan aplikasi seperti Odoo, sedangkan MySQL atau MariaDB untuk aplikasi web PHP seperti WordPress.

Kenapa ini penting? Ketiganya sama-sama database relasional open-source yang matang, menyimpan data dalam tabel, dan dibaca dengan SQL. Bedanya ada pada fitur, perilaku, dan ekosistem aplikasi. Salah pilih jarang terasa di hari pertama, tapi pindah engine di kemudian hari butuh penyesuaian tipe data, sintaks, dan kadang kode aplikasi.

## Dari mana asal ketiganya?

- **PostgreSQL** berasal dari proyek POSTGRES di University of California, Berkeley, dan dikembangkan komunitas global. Lisensinya PostgreSQL License yang sangat longgar. Ia dikenal ketat mengikuti standar SQL dan kaya fitur.
- **MySQL** kini dikembangkan oleh Oracle. Edisi Community tersedia dengan lisensi GPL, dan ada edisi komersial. MySQL lama menjadi pilihan standar untuk website PHP.
- **MariaDB** adalah turunan (*fork*) MySQL yang dimulai oleh salah satu pendiri asli MySQL setelah MySQL berpindah kepemilikan. Lisensinya GPL. MariaDB dirancang kompatibel dengan MySQL, sehingga banyak aplikasi MySQL bisa berjalan di sana tanpa perubahan.

| | PostgreSQL | MySQL | MariaDB |
|:--|:--|:--|:--|
| Pengembang | Komunitas PostgreSQL | Oracle | MariaDB Foundation dan komunitas |
| Lisensi | PostgreSQL License | GPL (Community) dan komersial | GPL |
| Port bawaan | 5432 | 3306 | 3306 |
| Kekuatan utama | Fitur SQL lengkap, JSONB, ekstensi | Ekosistem web PHP yang luas | Kompatibel MySQL, pilihan storage engine |
| Dukungan JSON | Tipe JSON dan JSONB dengan indeks | Tipe JSON | JSON sebagai alias teks dengan fungsi JSON |
| Cocok untuk | Aplikasi baru, data kompleks, Odoo | WordPress, Laravel, aplikasi PHP | Aplikasi MySQL yang butuh alternatif open-source |

## Tanda PostgreSQL adalah pilihan yang tepat

- **Datamu kompleks.** Query dengan banyak join, subquery, window function, dan CTE ditangani dengan baik.
- **Kamu banyak memakai JSON.** Tipe JSONB menyimpan JSON dalam bentuk biner dan bisa diindeks, jadi data terstruktur dan semi-terstruktur bisa digabung dalam satu tabel.
- **Kamu butuh ekstensi.** PostgreSQL bisa ditambah ekstensi lewat `CREATE EXTENSION`, misalnya `pg_trgm` untuk pencarian teks mirip dan `pgcrypto` untuk fungsi enkripsi.
- **Aplikasimu mewajibkannya.** Odoo hanya mendukung PostgreSQL. Kalau sedang menimbang Odoo, baca [Odoo untuk UMKM](https://nivelva.com/insight/odoo-untuk-umkm). Platform otomasi [n8n](https://nivelva.com/insight/apa-itu-n8n) juga mendukung PostgreSQL untuk penyimpanan datanya.

Catatannya: PostgreSQL menjalankan satu proses per koneksi. Aplikasi yang membuka sangat banyak koneksi sekaligus sebaiknya memakai *connection pooling*.

## Kapan MySQL atau MariaDB lebih masuk akal?

- **WordPress dan CMS PHP.** WordPress, Joomla, dan banyak toko online berbasis PHP dirancang untuk MySQL atau MariaDB.
- **Tim sudah terbiasa.** Banyak developer, tutorial, dan alat seperti phpMyAdmin dibuat untuk MySQL.
- **Aplikasi baca-tulis sederhana.** Website konten, katalog, dan aplikasi CRUD berjalan lancar dengan storage engine InnoDB yang menjadi bawaan keduanya.

Untuk kebutuhan umum, MySQL dan MariaDB mirip. Namun setelah bertahun-tahun berkembang terpisah, ada perbedaan di fitur lanjutan, misalnya cara menyimpan JSON dan replikasi. Kalau dokumentasi aplikasimu menyebut versi MySQL tertentu, cek apakah MariaDB juga disebut didukung.

> **Perbedaan kecil yang sering mengejutkan:**
>
> Secara bawaan, perbandingan teks di MySQL dan MariaDB umumnya tidak membedakan huruf besar dan kecil, sedangkan PostgreSQL membedakannya. Penulisan nama juga berbeda: MySQL memakai tanda petik terbalik untuk nama kolom, PostgreSQL memakai tanda petik ganda. Hal kecil ini sering muncul saat memindahkan aplikasi.

## Mana yang paling cepat?

Tidak ada jawaban umum. Performa sangat bergantung pada desain tabel, indeks, query, dan ukuran server. Database yang dipilih dengan tepat tapi tanpa indeks yang benar tetap akan lambat. Untuk aplikasi bisnis skala kecil sampai menengah, ketiga engine sama-sama memadai.

Yang lebih menentukan:

- Indeks untuk kolom yang sering dipakai di `WHERE` dan `JOIN`.
- Tidak mengambil kolom yang tidak dipakai dengan `SELECT *`.
- Pemantauan query lambat lewat fitur log bawaan masing-masing engine.
- RAM yang cukup agar data yang sering dibaca tetap di memori.

## Seberapa sulit pindah engine nanti?

Pindah dari MySQL ke MariaDB umumnya paling mudah karena keduanya dekat. Pindah antara MySQL dan PostgreSQL butuh penyesuaian tipe data, sintaks, dan kadang kode aplikasi, misalnya `AUTO_INCREMENT` di MySQL dibanding `IDENTITY` atau `SERIAL` di PostgreSQL. Aplikasi yang memakai ORM seperti di Laravel atau Django lebih ringan dipindahkan, tapi tetap perlu diuji.

Karena itu, lebih hemat memilih yang tepat sejak awal. Urutan cepatnya:

1. Cek dokumentasi aplikasi. Kalau hanya mendukung satu engine, pilih itu.
2. Kalau aplikasi mendukung semuanya, lihat kebiasaan timmu. Engine yang sudah dikuasai tim lebih mudah dirawat.
3. Untuk aplikasi baru dengan data kompleks atau banyak JSON, pertimbangkan PostgreSQL.
4. Untuk aplikasi PHP dan CMS, MySQL atau MariaDB biasanya paling mulus.

## Tempat menjalankan databasenya

Kamu bisa memasang engine sendiri di VPS, atau memakai cloud database yang sudah disiapkan penyedia. Perbandingan keduanya ada di [apa itu cloud database](https://nivelva.com/insight/apa-itu-cloud-database).

Cloud Database Nivelva menyediakan ketiga engine ini, ditambah MongoDB. Versi yang tersedia saat artikel ini ditulis:

- PostgreSQL 16, 17, dan 18
- MySQL 8.4 LTS dan 9.7 LTS
- MariaDB 11.4, 10.11, dan 11.8 LTS

PostgreSQL, MySQL, dan MariaDB bisa dimulai dari paket Mini. Semua koneksi wajib TLS, dan akses dibatasi lewat allowlist IP.

> **Cloud Database** (layanan Nivelva): PostgreSQL, MySQL, MariaDB, dan MongoDB terkelola. TLS wajib, siap sekitar 1 menit. Mulai Rp18.000/bulan. Selengkapnya: https://nivelva.com/cloud-database

Perlu diketahui, Cloud Database Nivelva tidak memberi akses superuser dan belum menyediakan ekstensi seperti pgvector atau PostGIS. Rincian paket, harga, dan batasannya ada di [panduan Cloud Database](https://nivelva.com/insight/panduan-cloud-database).

## Pertanyaan yang sering diajukan

### Apakah PostgreSQL lebih bagus dari MySQL?

Tidak selalu. PostgreSQL lebih kaya fitur untuk data kompleks dan JSON, sedangkan MySQL punya ekosistem aplikasi web PHP yang sangat luas. Pilih sesuai kebutuhan aplikasi.

### WordPress sebaiknya memakai database apa?

WordPress dirancang untuk MySQL atau MariaDB. Keduanya sama-sama didukung resmi.

### Apakah Cloud Database Nivelva mendukung ketiganya?

Ya. PostgreSQL, MySQL, dan MariaDB tersedia, ditambah MongoDB yang mulai dari paket S.

Tanya tim Nivelva lewat WhatsApp: https://wa.me/6285111245007

## Sumber

- <https://www.postgresql.org/docs/>
- <https://dev.mysql.com/doc/>
- <https://mariadb.com/kb/>

---

Diterbitkan oleh Nivelva Insight (https://nivelva.com/insight/). Artikel ini: https://nivelva.com/insight/postgresql-vs-mysql
Kontak Nivelva: WhatsApp https://wa.me/6285111245007, email hello@nivelva.com
