Lewati ke isi

Server & Infrastruktur

Apa Itu IP Privat, IP Publik, dan NAT di Server?

Penjelasan IP privat, IP publik, dan NAT dari sisi server: rentang alamat resmi, jenis NAT, cara mengecek IP servermu, dan dampaknya pada aplikasi.

Terbit 5 menit baca

Jawaban singkat

IP publik bisa dijangkau dari internet, IP privat hanya berlaku di jaringan internal. NAT adalah penerjemah di antaranya: mengubah alamat privat menjadi publik untuk koneksi keluar, dan meneruskan koneksi masuk ke server internal lewat port forwarding.

Daftar isi
  1. Apa itu IP privat?
  2. Apa itu IP publik?
  3. Bagaimana NAT bekerja?
  4. Perbandingan IP publik langsung, NAT 1:1, dan NAT berbagi
  5. Bagaimana mengecek jenis IP servermu?
  6. Apa dampak NAT pada keamanan dan aplikasi?
  7. Pertanyaan yang sering diajukan

Singkatnya: IP publik adalah alamat server yang bisa dihubungi dari mana saja di internet, IP privat adalah alamat yang hanya berlaku di dalam jaringan tertentu, dan NAT (Network Address Translation) adalah mekanisme yang menerjemahkan antara keduanya.

Kenapa ini penting? Karena hampir setiap masalah "server tidak bisa diakses dari luar", "IP di dalam server beda dengan IP di panel", atau "port sudah dibuka tapi tetap gagal" berakar di sini. Begitu kamu paham di mana alamat diterjemahkan, mencari penyebabnya jadi jauh lebih cepat.

Apa itu IP privat?

IP privat adalah alamat IPv4 dari rentang yang dicadangkan RFC 1918 untuk jaringan internal. Alamat ini boleh dipakai siapa saja, berulang di jutaan jaringan, karena memang tidak pernah dirutekan di internet. Ada tiga rentang:

  • 10.0.0.0/8 (10.0.0.0 sampai 10.255.255.255)
  • 172.16.0.0/12 (172.16.0.0 sampai 172.31.255.255)
  • 192.168.0.0/16 (192.168.0.0 sampai 192.168.255.255)

Selain itu ada rentang 100.64.0.0/10 dari RFC 6598 yang khusus dipakai ISP untuk CGNAT. Alamat ini juga tidak bisa dijangkau dari internet.

Di dunia server, IP privat dipakai untuk jaringan antar-VM, koneksi aplikasi ke database di jaringan internal, dan cluster yang tidak perlu terlihat dari luar. Database yang hanya mendengarkan di IP privat juga tidak bisa dicoba dibobol langsung oleh pemindai dari internet, sehingga permukaan serangannya jauh lebih kecil.

Apa itu IP publik?

IP publik adalah alamat yang unik secara global dan dirutekan di internet. Domain website-mu menunjuk ke IP publik, dan pengunjung terhubung ke alamat itu. Karena IPv4 publik sudah langka, setiap alamat punya nilai dan biaya, sehingga penyedia tidak selalu memberikan satu IPv4 publik untuk setiap server. Penjelasan dari sisi pengguna kantor ada di apa itu IP publik.

IP publik juga membawa reputasi. Alamat yang pernah dipakai untuk mengirim spam atau menyerang server lain bisa masuk daftar hitam, dan efeknya ikut dirasakan pemakai berikutnya. Karena itu, saat mendapat IP baru untuk server email atau layanan yang di-whitelist mitra, cek dulu reputasinya sebelum dipakai.

Bagaimana NAT bekerja?

NAT berjalan di router atau firewall yang berdiri di antara jaringan privat dan internet. Ada dua arah yang perlu dibedakan.

Source NAT (SNAT atau masquerade) untuk koneksi keluar. Saat server ber-IP 10.0.0.5 membuka situs di internet, router mengganti alamat sumber menjadi IP publiknya dan mencatat pasangan itu di tabel koneksi. Balasan dari internet dikembalikan ke 10.0.0.5 berdasarkan catatan tersebut. Banyak server bisa berbagi satu IP publik dengan cara ini.

Destination NAT (DNAT atau port forwarding) untuk koneksi masuk. Router diberi aturan, misalnya "koneksi ke IP publik port 8080 teruskan ke 10.0.0.5 port 80". Tanpa aturan ini, koneksi dari luar berhenti di router karena router tidak tahu harus diteruskan ke mana. Detailnya dibahas di cara kerja port forwarding di NAT VPS.

Ada juga NAT 1:1, ketika satu IP publik dipetakan penuh ke satu IP privat. Banyak layanan cloud memakai pola ini: di panel tertera IP publik, tapi di dalam server perintah ip addr hanya menunjukkan IP privat. Itu normal, terjemahannya terjadi di infrastruktur penyedia.

Perbandingan IP publik langsung, NAT 1:1, dan NAT berbagi

PolaIP di dalam serverAkses masuk dari internetContoh penggunaan
IP publik langsungIP publikSemua port, dibatasi firewall serverVPS atau dedicated server biasa
NAT 1:1IP privatSemua port, lewat pemetaan penyediaBanyak instance cloud
NAT berbagi (port forwarding)IP privatHanya port yang diteruskanNAT VPS, server di kantor
Di balik CGNATIP privatTidak ada, kecuali lewat tunnelInternet rumahan atau seluler

Bagaimana mengecek jenis IP servermu?

Bandingkan dua hal. Pertama, alamat yang terpasang di kartu jaringan:

ip -4 addr show

Kedua, alamat yang terlihat dari internet. Jalankan permintaan ke layanan pengecek IP, misalnya:

curl -4 https://ifconfig.me

Bila keduanya sama, servermu memegang IP publik langsung. Bila hasil pertama berada di rentang privat dan hasil kedua berbeda, servermu berada di balik NAT. Langkah berikutnya mencari tahu apakah NAT itu 1:1 (semua port bisa dijangkau) atau berbagi (hanya port tertentu).

Apa dampak NAT pada keamanan dan aplikasi?

NAT berbagi membuat server tidak terlihat langsung dari internet kecuali di port yang diteruskan. Itu efek samping yang membantu, tapi NAT bukan firewall. Port yang diteruskan tetap harus dilindungi, dan server tetap perlu pembaruan rutin.

Di sisi aplikasi, perhatikan tiga hal: log web server akan mencatat IP router bila ada proxy di depannya (gunakan header X-Forwarded-For dari proxy yang dipercaya), pengiriman email langsung dari IP bersama bisa bermasalah dengan reputasi, dan layanan yang butuh port standar (80, 443) memerlukan pengaturan khusus bila port tersebut dipakai bersama. Untuk gambaran menyeluruh soal IP, DNS, dan firewall, baca panduan jaringan server.

IPv6 mengurangi kebutuhan NAT karena jumlah alamatnya sangat besar, sehingga setiap server bisa punya alamat global sendiri. Selama sebagian besar internet masih memakai IPv4, pemahaman soal NAT tetap dibutuhkan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah IP privat bisa dipakai untuk website?

Tidak secara langsung. Pengunjung dari internet tidak bisa menjangkau IP privat. Website perlu IP publik, NAT dengan port forwarding, atau tunnel ke server yang punya IP publik.

Kenapa IP di dalam VPS berbeda dengan IP di panel?

Kemungkinan penyedia memakai NAT 1:1 atau NAT berbagi. IP publik berada di router penyedia, dan servermu hanya melihat IP privat. Cek ke dokumentasi penyedia port mana saja yang bisa dijangkau.

Apakah dua server di jaringan berbeda boleh punya IP privat yang sama?

Boleh, selama keduanya tidak perlu saling terhubung langsung. Bila jaringan itu akan disambungkan, misalnya lewat VPN antar kantor, rentangnya harus dibuat berbeda agar routing tidak bentrok.

Sumber & referensi

Baca juga