Cara Memasang MinIO sebagai Object Storage Sendiri
Status MinIO per November 2026, cara memasang edisi AIStor Free satu node di Ubuntu, mengamankan aksesnya, dan membuat bucket serta user untuk backup.
Jawaban singkat
Repositori MinIO community sudah diarsipkan dan tidak menerima pembaruan, jadi pemasangan baru kini diarahkan ke AIStor Free (satu node, butuh lisensi gratis dari SUBNET). Pasang paket .deb, isi /etc/default/minio, ganti kredensial bawaan, pasang HTTPS, lalu buat bucket dan user khusus.
Daftar isi
- Apa yang berubah dengan MinIO?
- Langkah memasang AIStor Free di Ubuntu Server
- 1. Unduh dan pasang paket
- 2. Ambil dan pasang file lisensi
- 3. Atur folder data dan file pengaturan
- 4. Jalankan layanan
- 5. Pasang HTTPS dan batasi akses
- 6. Pasang klien mc dan buat bucket
- 7. Buat user khusus, jangan pakai akun root
- Pilihan lain bila AIStor Free tidak cocok
- Pertanyaan yang sering diajukan
- Checklist singkat
Ingin punya object storage kompatibel S3 di server sendiri, misalnya untuk tujuan backup atau penyimpanan file aplikasi? MinIO masih menjadi nama yang paling sering disebut. Namun ada perubahan besar yang perlu kamu ketahui sebelum memasangnya, karena cara lama yang beredar di banyak tutorial sudah tidak berlaku.
Jawaban singkatnya: per 6 November 2026, repositori MinIO community di GitHub sudah diarsipkan dan tidak lagi dirawat. Untuk pemasangan baru, jalur resmi yang disediakan MinIO adalah AIStor Free, edisi gratis untuk satu node yang memerlukan file lisensi. Panduan ini membahas statusnya, lalu langkah pemasangan AIStor Free di Ubuntu Server.
Apa yang berubah dengan MinIO?
Menurut README di repositori resminya, edisi community kini hanya didistribusikan sebagai kode sumber, binary siap pakai tidak lagi dirilis, dan binary lama tidak akan menerima pembaruan. Halaman repositori juga menyatakan bahwa repositori itu diarsipkan pemiliknya pada 25 April 2026 dan kini hanya bisa dibaca.
Artinya untuk pemakaian sehari-hari: memasang binary community lama atau membangunnya dari kode sumber masih bisa, tetapi tidak akan ada perbaikan keamanan lagi dari pengembangnya. Untuk server yang menyimpan backup bisnis, ini risiko yang perlu ditimbang serius.
README yang sama menyebut dua pengganti: AIStor Free (edisi mandiri dengan lisensi gratis) dan AIStor Enterprise (edisi terdistribusi dengan dukungan komersial). Berdasarkan dokumentasi AIStor, lisensi Free hanya mendukung pola satu node, baik satu disk maupun beberapa disk, tanpa cluster terdistribusi. Perjanjian lisensinya juga menyatakan tidak ada SLA. Baca perjanjian AIStor Free untuk memastikan syaratnya cocok dengan pemakaianmu.
Langkah memasang AIStor Free di Ubuntu Server
Langkah berikut mengikuti panduan resmi AIStor untuk Ubuntu, dengan pola satu node satu disk. Siapkan VPS atau server dengan disk data terpisah yang sudah di-mount, misalnya di /mnt/data.
1. Unduh dan pasang paket
curl -L dl.min.io/aistor/minio/release/linux-amd64/minio.deb -o minio.deb
sudo dpkg -i minio.deb
minio --version
Untuk server ARM, ganti linux-amd64 dengan linux-arm64. Paket ini membuat user minio-user, unit systemd minio.service, dan file pengaturan /etc/default/minio.
2. Ambil dan pasang file lisensi
Daftar dan masuk ke portal SUBNET milik MinIO, buka bagian Deployments, lalu salin atau unduh lisensinya. Simpan di server:
sudo mkdir -p /opt/minio
sudo nano /opt/minio/minio.license
sudo chown -R minio-user:minio-user /opt/minio
Tempelkan isi lisensi ke file tersebut. Tanpa lisensi yang sah, dokumentasi menyebut server bisa menyala tetapi operasi S3 diblokir sampai lisensi dipasang.
3. Atur folder data dan file pengaturan
sudo mkdir -p /mnt/data/minio
sudo chown -R minio-user:minio-user /mnt/data/minio
Lalu sunting /etc/default/minio:
MINIO_LICENSE="/opt/minio/minio.license"
MINIO_VOLUMES="/mnt/data/minio"
MINIO_ROOT_USER="admin-storage"
MINIO_ROOT_PASSWORD="ganti-dengan-kata-sandi-panjang"
Panduan resmi menyebut login bawaan minioadmin:minioadmin. Jangan biarkan begitu: isi MINIO_ROOT_USER dan MINIO_ROOT_PASSWORD dengan nilai sendiri sebelum server dibuka ke jaringan.
4. Jalankan layanan
sudo systemctl enable minio.service
sudo systemctl start minio
sudo journalctl -u minio -n 50
Secara bawaan, API S3 berjalan di port 9000 dan antarmuka web (console) di port 9001.
5. Pasang HTTPS dan batasi akses
Kunci akses S3 dikirim di setiap permintaan, jadi jangan buka port 9000 ke internet tanpa enkripsi. Dua cara yang umum:
- Taruh Nginx atau reverse proxy lain di depannya dengan sertifikat TLS, lalu arahkan subdomain seperti
s3.domainmu.comke port 9000. Konsepnya ada di apa itu reverse proxy. - Bila hanya dipakai server internal, batasi port 9000 dan 9001 lewat firewall agar hanya bisa diakses IP server tertentu atau lewat VPN.
Console di port 9001 sebaiknya tidak dibuka ke publik sama sekali.
6. Pasang klien mc dan buat bucket
wget https://dl.min.io/aistor/mc/release/linux-amd64/mc -O mc
chmod +x mc && sudo mv mc /usr/local/bin/
mc alias set lokal https://s3.domainmu.com admin-storage kata-sandi-root
mc mb lokal/backup-web01
7. Buat user khusus, jangan pakai akun root
Akun root hanya untuk administrasi. Untuk setiap server atau aplikasi, buat user sendiri:
mc admin user add lokal web01 kata-sandi-user-web01
mc admin policy attach lokal readwrite --user web01
Kebijakan readwrite bawaan berlaku untuk semua bucket. Untuk lingkungan dengan banyak pengguna, buat kebijakan sendiri yang hanya mengizinkan bucket tertentu. Setelah itu, server lain bisa langsung memakai endpoint ini, misalnya untuk restic seperti di cara simpan backup server ke object storage S3.
Pilihan lain bila AIStor Free tidak cocok
| Pilihan | Pembaruan keamanan | Catatan |
|---|---|---|
| AIStor Free | Ya, dari MinIO | Hanya satu node, perlu lisensi dari SUBNET, tanpa SLA |
| AIStor Enterprise | Ya, dengan dukungan komersial | Untuk cluster dan kebutuhan dukungan resmi |
| MinIO community dari kode sumber | Tidak lagi dari pengembang asli | Repositori sudah diarsipkan |
| Proyek object storage open source lain | Tergantung proyeknya | Contoh: Garage, SeaweedFS, Ceph RGW |
| Object storage dari penyedia | Dikelola penyedia | Tanpa perawatan server, bayar sesuai pemakaian |
Ada juga fork komunitas dari kode MinIO yang terus dirilis pihak lain. Bila mempertimbangkannya, periksa siapa pengelolanya, seberapa aktif rilisnya, dan bagaimana kebijakan keamanannya. Perbedaan object storage dengan disk biasa dibahas di apa itu object storage S3.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah MinIO community yang sudah terpasang langsung berhenti bekerja?
Tidak. Instalasi yang sudah ada tetap berjalan, tetapi tidak akan mendapat pembaruan atau perbaikan keamanan dari repositori resmi. Rencanakan migrasi atau pengamanan ekstra.
Apakah AIStor Free bisa dijalankan dalam cluster beberapa server?
Tidak. Dokumentasi AIStor menyebut lisensi Free hanya mendukung pola satu node, dengan satu atau beberapa disk. Cluster terdistribusi membutuhkan lisensi berbayar.
Berapa kebutuhan spesifikasi server untuk MinIO kecil?
Untuk tujuan backup satu atau dua server, VPS kecil biasanya cukup. Yang paling menentukan adalah kapasitas dan kecepatan disk serta bandwidth, bukan CPU.
Bisakah aplikasi yang memakai AWS SDK langsung terhubung?
Bisa, dengan mengganti endpoint ke alamat servermu dan memakai akses gaya path bila aplikasinya memintanya.
Checklist singkat
- Pahami status MinIO community dan syarat lisensi AIStor Free.
- Pasang di disk data terpisah dan di lokasi berbeda dari server yang dibackup.
- Ganti kredensial bawaan sebelum membuka jaringan.
- Pasang HTTPS, tutup console dari publik.
- Buat user dan kunci terpisah per server atau aplikasi.
- Uji unggah dan unduh dari server klien sebelum dipakai untuk backup.


