Cara Menulis Alt Text Gambar untuk SEO dan Aksesibilitas
Alt text yang baik menjelaskan isi dan fungsi gambar dalam satu kalimat. Lihat aturan praktis dan contoh untuk foto produk, logo, grafik, dan dekorasi.
Jawaban singkat
Tulis alt text sebagai kalimat singkat yang menjelaskan isi atau fungsi gambar dalam konteks halaman. Gambar dekoratif diberi alt kosong, logo berisi nama brand, grafik diringkas pesannya, dan foto produk menyebut ciri yang membedakan. Hindari menumpuk kata kunci.
Daftar isi
- Apa yang sebenarnya dicari dari alt text?
- Contoh untuk jenis gambar yang paling sering dipakai
- Bagaimana dengan foto produk di toko online?
- Kapan alt boleh kosong?
- Bagaimana menyeimbangkan SEO dan pengguna pembaca layar?
- Kesalahan umum yang mudah diperbaiki
- Siapa yang sebaiknya menulis alt text?
- Pertanyaan yang sering diajukan
Alt text yang baik adalah satu kalimat pendek yang menyampaikan apa yang akan hilang bila gambar itu tidak bisa dilihat.
Kenapa penting? Atribut alt dibacakan oleh pembaca layar kepada pengguna tunanetra, ditampilkan browser saat gambar gagal dimuat, dan dipakai mesin pencari untuk memahami isi gambar. Satu atribut kecil melayani tiga pembaca sekaligus. Masalahnya, kebanyakan website mengisinya dengan nama file, deretan kata kunci, atau membiarkannya kosong di tempat yang salah.
Apa yang sebenarnya dicari dari alt text?
Pertanyaan pembantunya sederhana: kalau gambar ini diganti teks, kalimat apa yang membuat halaman tetap utuh?
Jawabannya bergantung pada fungsi gambar, bukan hanya isinya. Foto yang sama bisa butuh alt berbeda di dua halaman. Foto barista menuang susu di halaman "Tentang Kami" mungkin cukup ditulis "Barista menuang latte art di kedai kami". Di halaman kursus barista, alt yang lebih berguna justru menyebut tekniknya, misalnya "Teknik menuang susu dari ketinggian rendah untuk membentuk pola hati".
Panduan praktisnya:
- Jelaskan inti gambar, bukan setiap detail.
- Jangan awali dengan "gambar dari" atau "foto". Pembaca layar sudah memberi tahu bahwa itu gambar.
- Usahakan singkat, cukup satu kalimat. Alt yang panjang melelahkan didengar, dan penjelasan rinci lebih cocok ditaruh di teks halaman.
- Tulis dalam bahasa yang sama dengan halaman.
- Jangan mengulang teks yang sudah ada tepat di sebelah gambar.
Contoh untuk jenis gambar yang paling sering dipakai
| Jenis gambar | Alt yang kurang tepat | Alt yang lebih baik |
|---|---|---|
| Foto produk | IMG_2041.jpg atau "sepatu" | "Sepatu lari pria warna navy dengan sol putih, tampak samping" |
| Foto produk varian | "Kaos murah kaos bagus kaos katun" | "Kaos katun lengan pendek warna hijau zaitun, tampak depan" |
| Logo di header yang menjadi tautan | "logo" | "Beranda Kopi Senja" (nama brand dan tujuan tautan) |
| Ikon tombol tanpa teks | "ikon" | "Cari" atau "Tutup menu" (fungsinya) |
| Grafik penjualan | "grafik" | "Penjualan naik tiap bulan dari Januari sampai Juni, puncaknya di Juni" (pesan utama, data lengkap di teks) |
| Garis hias, latar, ornamen | "garis dekorasi biru" | alt="" (kosong) |
| Foto tim | "tim" | "Lima anggota tim berdiri di depan kantor" |
| Tangkapan layar tutorial | "screenshot" | "Menu Pengaturan dengan opsi Notifikasi disorot" |
Angka di contoh grafik hanya ilustrasi. Yang penting polanya: alt menyampaikan kesimpulan, sementara angka lengkap ditulis di teks atau tabel di dekat grafik agar bisa dibaca semua orang.
Bagaimana dengan foto produk di toko online?
Foto produk adalah tempat alt text paling berdampak, karena di sinilah orang mencari lewat Google Gambar dan di sinilah pengguna pembaca layar butuh tahu barang apa yang sedang dilihat. Sebut jenis produk, warna atau bahan, dan sudut pandang bila ada beberapa foto. Untuk varian warna, alt harus ikut berubah sesuai foto, jangan disalin sama untuk semuanya. Kalau kamu sedang menyiapkan katalog, langkah lain ada di cara membuat toko online.
Kapan alt boleh kosong?
Gambar yang murni hiasan, seperti pola latar, garis pembatas, atau ikon yang hanya mengulang teks di sebelahnya, sebaiknya diberi alt="". Alt kosong memberi tahu pembaca layar untuk melewatinya. Ini berbeda dengan tidak menulis atribut alt sama sekali: tanpa atribut, sebagian pembaca layar akan membacakan nama file, yang jelas tidak membantu.
Bagaimana menyeimbangkan SEO dan pengguna pembaca layar?
Kabar baiknya, keduanya hampir selalu searah. Alt yang menjelaskan gambar dengan jelas untuk manusia juga membantu mesin pencari memahami gambar itu.
Konflik muncul hanya bila alt ditulis untuk mesin, bukan untuk orang. Uji sederhana: bacakan alt itu keras-keras. Kalau terdengar seperti iklan atau daftar tag, tulis ulang. Kalau terdengar seperti orang yang menjelaskan foto kepada temannya lewat telepon, kamu berada di jalur yang benar.
Faktor SEO gambar lain juga ikut berperan: nama file yang deskriptif (misalnya sepatu-lari-navy.jpg), teks di sekitar gambar, judul halaman, dan ukuran file yang ringan. Alt text adalah salah satu bagian, bukan satu-satunya. Gambaran SEO yang lebih luas ada di SEO dasar untuk UMKM.
Kesalahan umum yang mudah diperbaiki
- Alt sama untuk semua gambar. Biasanya terjadi karena tema atau plugin mengisi alt otomatis dengan judul halaman.
- Teks penting hanya ada di dalam gambar. Banner promo berisi syarat dan tanggal harus punya alt yang memuat informasi itu, atau lebih baik lagi, tulis informasinya sebagai teks biasa.
- Logo diberi alt "logo". Pengguna tidak tahu logo siapa dan akan dibawa ke mana bila diklik.
- Alt sangat panjang untuk infografis. Ringkas di alt, lalu sediakan penjelasan lengkap di teks halaman.
- Mengandalkan alt otomatis dari AI tanpa diperiksa. Deskripsi otomatis bisa membantu sebagai draf, tapi sering melewatkan konteks, misalnya nama produk atau fungsi tombol.
Siapa yang sebaiknya menulis alt text?
Orang yang mengunggah gambar, karena dialah yang paling tahu kenapa gambar itu ada di halaman. Jadikan alt sebagai kolom wajib di proses unggah konten, sama seperti judul dan deskripsi. Untuk website lama, mulai dari halaman yang paling banyak dikunjungi dan foto produk terlaris, lalu lanjutkan bertahap.
Alt text adalah salah satu bagian dari aksesibilitas website secara umum. Prinsip lain seperti kontras warna, navigasi keyboard, dan label formulir dibahas di dasar WCAG untuk bisnis.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah alt text sama dengan title pada gambar?
Tidak. Atribut title muncul sebagai tooltip saat kursor diarahkan dan tidak selalu dibacakan pembaca layar. Yang wajib diisi dengan benar adalah alt.
Bagaimana menulis alt untuk gambar yang juga menjadi tautan?
Jelaskan tujuan tautannya, bukan tampilan gambarnya. Contohnya logo yang membawa ke beranda cukup diberi alt "Beranda" disertai nama brand.
Apakah caption bisa menggantikan alt text?
Caption terlihat oleh semua orang dan berguna untuk konteks, tetapi alt tetap diperlukan. Bila caption sudah menjelaskan isi gambar, alt bisa dibuat lebih singkat agar tidak mengulang.


