Cara Scan Malware Server Linux dengan ClamAV dan Maldet
Cara memasang ClamAV dan Linux Malware Detect (maldet) di server Linux, menjalankan scan folder website, membaca laporan, dan mengkarantina file berbahaya.
Jawaban singkat
Pasang ClamAV dari repositori distro, lalu pasang Linux Malware Detect (maldet) dari situs resmi R-fx Networks. Jalankan maldet -a pada folder website, baca hasilnya dengan maldet --report, dan karantina file berbahaya dengan maldet -q. Maldet memakai ClamAV sebagai mesin scan bila tersedia.
Daftar isi
Cara paling praktis memindai malware di server Linux adalah memakai dua alat sekaligus: ClamAV sebagai mesin antivirus, dan Linux Malware Detect (maldet) yang membawa tanda tangan khusus ancaman di server web, seperti web shell PHP, backdoor, dan skrip spam.
Kenapa ini penting? Malware di server jarang terlihat. Website tetap tampil normal, sementara diam-diam server mengirim spam, menambang kripto, atau menyisipkan link judi ke halaman. Tanda pertamanya sering baru muncul saat IP masuk daftar hitam atau Google memberi peringatan. Scan berkala membantu menemukan masalah sebelum sampai ke tahap itu.
Apa bedanya ClamAV dan maldet?
Keduanya saling melengkapi, bukan saling menggantikan.
| ClamAV | Linux Malware Detect (maldet) | |
|---|---|---|
| Pengembang | Proyek open source ClamAV (Cisco Talos) | R-fx Networks |
| Fokus | Antivirus umum: virus, trojan, lampiran email | Ancaman di lingkungan hosting: web shell, backdoor PHP, skrip injeksi |
| Cara pasang | Paket distro (apt, dnf) | Skrip install.sh dari situs atau GitHub resmi |
| Pembaruan tanda tangan | freshclam | maldet -u, plus cron harian otomatis |
| Karantina dan laporan | Opsi --move atau --remove | Laporan per scan, karantina, dan pemulihan file |
| Pemantauan real-time | Lewat clamd dan fitur on-access | Mode monitor berbasis inotify |
Saat ClamAV terpasang, maldet secara bawaan (scan_clamscan=auto) memakai ClamAV sebagai mesin scan. Hasilnya lebih cepat, dan tanda tangan maldet ikut dipakai oleh ClamAV.
Langkah 1: Pasang dan perbarui ClamAV
Di Ubuntu atau Debian:
sudo apt update
sudo apt install clamav clamav-daemon
Di AlmaLinux atau Rocky Linux, ClamAV tersedia dari repositori EPEL (sudo dnf install epel-release lalu sudo dnf install clamav clamd clamav-update).
Database tanda tangan diperbarui oleh freshclam. Di Ubuntu, layanan clamav-freshclam sudah berjalan otomatis setelah pemasangan. Kalau kamu ingin memperbarui manual dan muncul pesan berkas log terkunci, hentikan layanannya dulu:
sudo systemctl stop clamav-freshclam
sudo freshclam
sudo systemctl start clamav-freshclam
Coba scan pertama pada folder website:
sudo clamscan -r -i /var/www
Opsi -r memindai subfolder, -i hanya menampilkan file yang terinfeksi. Ringkasan di akhir menunjukkan jumlah file yang dipindai dan berapa yang terdeteksi.
Langkah 2: Pasang Linux Malware Detect
Maldet tidak ada di repositori resmi Ubuntu, jadi unduh dari situs pengembangnya dan cocokkan checksum-nya:
cd /usr/local/src
sudo wget https://www.rfxn.com/downloads/maldetect-current.tar.gz
sudo wget https://www.rfxn.com/downloads/maldetect-current.tar.gz.md5
md5sum -c maldetect-current.tar.gz.md5
sudo tar -xzf maldetect-current.tar.gz
cd maldetect-*/
sudo ./install.sh
Alternatifnya, klon repositori resmi github.com/rfxn/linux-malware-detect lalu jalankan sudo ./install.sh dari dalamnya. Per 6 November 2026, versi terbaru yang tercantum di situs resmi adalah 2.0.1.
Pemasangan membuat berkas konfigurasi di /usr/local/maldetect/conf.maldet dan tugas harian di /etc/cron.daily/maldet. Tugas harian itu memperbarui tanda tangan dan memindai file yang baru berubah di folder panel hosting yang dikenali.
Perbarui tanda tangan setelah pemasangan:
sudo maldet -u
Langkah 3: Jalankan scan dan baca laporannya
Beberapa perintah yang paling sering dipakai:
sudo maldet -a /var/wwwmemindai semua file di folder tersebut.sudo maldet -a /home/?/public_htmlmemindai folderpublic_htmlsemua pengguna (tanda?adalah wildcard), cocok untuk server cPanel.sudo maldet -r /var/www 2hanya memindai file yang berubah dalam 2 hari terakhir. Jauh lebih cepat untuk scan rutin.sudo maldet --report listmenampilkan daftar scan beserta SCANID-nya.sudo maldet --report SCANIDmembuka laporan satu scan: file apa yang terdeteksi dan tanda tangan apa yang cocok.
Setelah scan selesai, maldet menampilkan SCANID di layar. Simpan nomor itu untuk langkah berikutnya.
Langkah 4: Karantina, bersihkan, atau pulihkan
Jangan langsung menghapus file yang terdeteksi. Periksa dulu isinya, karena kadang file bersih ikut tertangkap (misalnya plugin yang memakai kode terenkripsi atau skrip keamanan yang memuat contoh pola malware).
sudo maldet -q SCANIDmemindahkan semua hasil scan ke karantina.sudo maldet -n SCANIDmencoba membersihkan injeksi dari file yang terdeteksi.sudo maldet -s SCANIDmengembalikan file dari karantina bila ternyata aman.
Kalau ingin hasil scan langsung dikarantina otomatis, ubah quarantine_hits="1" di conf.maldet. Untuk peringatan email, isi email_alert="1" dan alamat di email_addr. Aktifkan karantina otomatis hanya setelah kamu cukup yakin hasil deteksinya tidak banyak salah tangkap.
Bagaimana menyiapkan pemantauan real-time?
Maldet punya mode monitor yang memakai inotify untuk memindai file begitu dibuat atau diubah:
sudo maldet -b -m users
Mode users memantau public_html dan public_ftp di folder home pengguna, ditambah /tmp, /var/tmp, dan /dev/shm. Hentikan dengan sudo maldet -k. Saat mode monitor aktif, scan harian dari cron dilewati.
Malware ditemukan, lalu apa?
Menemukan malware berarti ada celah yang dipakai penyerang untuk masuk. Menghapus file saja tidak cukup kalau celahnya masih terbuka. Urutan yang umum:
- Karantina file, catat nama, lokasi, dan waktu modifikasinya.
- Cocokkan waktu itu dengan log akses web dan log login. Panduannya ada di membaca log server untuk deteksi serangan.
- Perbarui CMS, plugin, dan tema, lalu ganti semua password terkait.
- Periksa juga kemungkinan rootkit di level sistem dengan rkhunter dan chkrootkit.
Untuk situs WordPress, ada langkah tambahan yang lebih spesifik di panduan membersihkan malware WordPress tanpa kehilangan data.
Pertanyaan yang sering diajukan
Seberapa sering sebaiknya scan dijalankan?
Cron harian maldet sudah memindai file yang baru berubah setiap hari. Tambahkan scan penuh dengan maldet -a seminggu sekali atau setelah ada kejadian mencurigakan.
Apakah scan memperlambat website?
Scan memakai CPU dan disk cukup banyak, apalagi scan penuh pada folder besar. Jadwalkan di jam sepi dan pakai scan file yang baru berubah (maldet -r) untuk rutinitas harian.
Kalau scan bersih, apakah server pasti aman?
Belum tentu. Scanner hanya mengenali pola yang sudah ada di database tanda tangan. Malware baru atau yang disamarkan bisa lolos, jadi tetap pantau log, update rutin, dan batasi akses.


