Lewati ke isi

Produk Nivelva

Backup Storage Nivelva: Backup cPanel Otomatis ke S3

Panduan lengkap Backup Storage Nivelva: cara kerja plugin WHM, isi backup, keamanan, paket 50 GB sampai 1 TB, cara mulai, dan tips memilih kapasitas.

Terbit 7 menit baca

Jawaban singkat

Backup Storage Nivelva membackup seluruh akun cPanel di server WHM secara otomatis ke S3 Nivelva, terpisah dari servermu, terenkripsi AES-256, dengan riwayat pemulihan 30 hari. Paketnya dihitung dari kapasitas dan jumlah server, mulai Rp150.000 per bulan tanpa biaya setup.

Daftar isi
  1. Apa itu Backup Storage Nivelva?
  2. Siapa yang cocok memakai Backup Storage?
  3. Apa saja yang ikut dibackup?
  4. Bagaimana keamanan backup-nya dijaga?
  5. Berapa harga paket Backup Storage?
  6. Bagaimana cara mulai memakai Backup Storage?
  7. Cara memulihkan data dari WHM
  8. Bagaimana memilih kapasitas yang tepat?
  9. Apa bedanya dengan backup bawaan hosting?
  10. Pertanyaan yang sering diajukan

Backup yang disimpan di disk yang sama dengan website hanya melindungimu dari sebagian masalah. Kalau disknya rusak, servernya kena ransomware, atau akun root diretas, backup itu ikut hilang bersama datanya. Karena itu backup yang baik selalu disimpan di tempat lain.

Backup Storage Nivelva dibuat untuk pemilik server cPanel/WHM yang ingin backup harian berjalan sendiri ke penyimpanan terpisah. Panduan ini membahas cara kerjanya, apa saja yang ikut dibackup, lapisan keamanannya, daftar paket dan harga, cara memulai, sampai tips memilih kapasitas.

Apa itu Backup Storage Nivelva?

Backup Storage Nivelva adalah layanan backup otomatis untuk server yang memakai WHM dan cPanel. Kamu memasang plugin Nivelva Backup di WHM satu kali, lalu seluruh akun cPanel di server itu dibackup terjadwal ke S3 Nivelva, penyimpanan objek yang berada di infrastruktur Nivelva dan terpisah dari servermu.

Setiap malam satu titik pemulihan baru tersimpan. Riwayatnya disimpan selama 30 hari, jadi kamu bisa kembali ke kondisi kemarin, minggu lalu, atau tanggal lain dalam rentang itu. Pemulihan dilakukan dari menu WHM yang sudah biasa kamu pakai, tanpa perlu pindah server atau mengubah konfigurasi cPanel.

Siapa yang cocok memakai Backup Storage?

Layanan ini dirancang untuk siapa saja yang mengelola server WHM sendiri:

  • Pemilik VPS atau server WHM yang menjalankan website bisnis dan tidak boleh kehilangan data.
  • Agensi web yang menitipkan banyak website klien dalam beberapa server.
  • Reseller dan bisnis hosting yang perlu backup terpusat untuk banyak server sekaligus.
  • Sekolah, klinik, toko online, atau organisasi lain yang websitenya berada di akun cPanel dan butuh salinan aman di luar server.

Banyak pemilik server sebenarnya sudah punya backup bawaan cPanel, tapi file hasilnya sering disimpan di disk server yang sama. Itu membantu kalau ada file terhapus, namun tidak menolong saat disk rusak, server terkena ransomware, atau akun root diambil alih. Praktik yang umum dianjurkan adalah aturan 3-2-1: tiga salinan data, di dua media berbeda, dengan satu salinan di lokasi lain. Backup Storage mengisi bagian "lokasi lain" itu, tanpa kamu harus menyewa dan merawat server backup sendiri.

Kalau kamu memakai VPS tanpa cPanel, plugin ini tidak bisa langsung dipakai karena dirancang khusus untuk cPanel/WHM. Untuk kasus itu Nivelva menyediakan opsi backup langsung ke S3 Nivelva lewat konsultasi WhatsApp.

Apa saja yang ikut dibackup?

Backup Nivelva mengambil akun cPanel secara utuh, bukan hanya file website. Dengan begitu, saat dipulihkan, website, email, dan pengaturannya bisa langsung berjalan seperti semula.

KomponenIsi yang ikut dibackup
File websitepublic_html, addon domain, subdomain
DatabaseMySQL dan MariaDB, dump konsisten tanpa mengunci tabel
EmailIsi inbox, folder, filter, forwarder
Zona DNSSemua record domain di akun
Sertifikat SSLSertifikat dan private key
Pengaturan akunCron job, paket, kuota, versi PHP, user FTP

Setelah backup pertama, backup berikutnya hanya mengirim data yang berubah (incremental) lalu dikompresi. Cara ini membuat proses lebih cepat dan menghemat kapasitas penyimpanan.

Bagaimana keamanan backup-nya dijaga?

Backup hanya berguna kalau tetap utuh saat server bermasalah. Backup Storage Nivelva memakai lima lapisan perlindungan:

  • Enkripsi AES-256 sebelum keluar server. Data dienkripsi di servermu sebelum dikirim, sehingga isi backup tidak terbaca, bahkan oleh Nivelva.
  • Jalur kirim terenkripsi TLS 1.3. Transfer dari server ke S3 Nivelva memakai koneksi aman.
  • Object Lock. Backup dikunci di S3, jadi kalau servermu diretas, peretas tidak bisa ikut menghapus backup-nya dari server.
  • Incremental. Hanya data baru yang dikirim, lalu dikompresi.
  • Offsite. Data berada di infrastruktur S3 Nivelva, bukan di disk yang sama dengan website.

Berapa harga paket Backup Storage?

Harga dihitung dari total kapasitas penyimpanan dan jumlah server, bukan jumlah akun. Semua akun cPanel di server ikut dibackup tanpa biaya per akun. Semua paket menyimpan riwayat 30 hari dan tidak dikenai biaya setup.

PaketKapasitasJumlah serverHarga per bulan
Backup 50GB50 GB1 serverRp150.000
Backup 100GB100 GBhingga 2 serverRp200.000
Backup 200GB200 GBhingga 3 serverRp250.000
Backup 500GB500 GBhingga 5 serverRp450.000
Backup 1TB1 TBhingga 10 serverRp750.000

Pada paket yang mencakup lebih dari satu server, kapasitas bisa dibagi bebas di antara server-server itu, dan semuanya dipantau dari satu dashboard. Kalau nanti kapasitas terasa kurang, kamu bisa upgrade ke paket yang lebih besar kapan saja tanpa kehilangan backup yang sudah ada.

Bagaimana cara mulai memakai Backup Storage?

Proses dari order sampai backup pertama berjalan bisa selesai di hari yang sama:

  1. Pesan paket backup sesuai kapasitas dan jumlah server. Setelah pembayaran, kredensial S3 dan panduan instalasi plugin dikirim ke email.
  2. Pasang plugin di WHM. Login SSH sebagai root dan jalankan satu perintah instalasi. Plugin Nivelva Backup lalu muncul di menu Plugins di WHM.
  3. Hubungkan ke S3 Nivelva. Tempel Access Key dan Secret Key dari email. Plugin menguji koneksi dan menyiapkan enkripsi.
  4. Atur jadwal. Pilih semua akun atau akun tertentu, jam backup, dan lama penyimpanan. Selanjutnya backup berjalan sendiri setiap malam.

Kalau kamu belum terbiasa dengan SSH, tim Nivelva bisa membantu instalasinya lewat WhatsApp.

Cara memulihkan data dari WHM

Dari menu WHM, kamu memilih titik pemulihan (tanggal) lalu menentukan apa yang mau dikembalikan:

Pilihan pemulihanYang dikembalikan
Seluruh akunFile, database, email, DNS, dan SSL seperti pada tanggal itu
File tertentuSatu folder atau file yang tidak sengaja terhapus
Database sajaTabel MySQL, tanpa menyentuh file website
EmailIsi mailbox yang hilang atau terhapus

Kalau server rusak total, backup tetap aman di S3 Nivelva. Pasang plugin di server baru, hubungkan ke bucket yang sama, lalu pulihkan akun-akunmu ke server tersebut.

Bagaimana memilih kapasitas yang tepat?

Ukuran paket sebaiknya dihitung dari data nyata, bukan tebakan. Beberapa langkah praktis:

  • Cek total pemakaian disk akun cPanel di WHM. Jumlahkan semua akun yang mau dibackup.
  • Beri ruang untuk riwayat 30 hari. Karena backup berikutnya bersifat incremental, kebutuhan ruang tidak sama dengan 30 kali ukuran data, tapi tetap bertambah sesuai seberapa sering datamu berubah. Sisakan ruang cadangan.
  • Hitung jumlah server. Satu server WHM cukup dengan Backup 50GB atau 100GB bila datanya kecil. Agensi dengan beberapa server bisa melihat Backup 200GB atau 500GB, dan bisnis hosting dengan banyak server bisa memakai Backup 1TB untuk hingga 10 server.
  • Perhatikan pertumbuhan. Toko online dengan banyak gambar produk atau mailbox besar biasanya tumbuh lebih cepat. Kamu akan mendapat notifikasi sebelum kapasitas habis, dan upgrade bisa dilakukan kapan saja.

Apa bedanya dengan backup bawaan hosting?

Banyak layanan hosting sudah punya backup otomatis. Pada AutoScaling Hosting misalnya, kamu tidak perlu mengurus server sama sekali. Backup Storage ditujukan untuk kasus berbeda: kamu mengelola server WHM sendiri, baik di VPS maupun dedicated server, dan ingin salinan semua akun tersimpan di luar server itu. Kalau kamu masih menimbang antara VPS dan hosting biasa, baca dulu apa itu VPS dan bedanya dengan shared hosting.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah semua akun cPanel di server ikut dibackup?

Ya. Kamu bisa memilih semua akun atau hanya akun tertentu. Tidak ada biaya per akun, yang dihitung hanya total kapasitas penyimpanan dan jumlah server di paketmu.

Bisakah memulihkan satu file atau satu database saja?

Bisa. Dari menu WHM kamu dapat memulihkan seluruh akun, satu folder atau file, satu database, atau isi email saja, dari titik pemulihan mana pun dalam 30 hari terakhir.

Bagaimana kalau kapasitasnya penuh?

Kamu akan mendapat notifikasi sebelum kapasitas habis. Upgrade ke paket yang lebih besar bisa dilakukan kapan saja tanpa kehilangan backup yang sudah ada.

Apakah bisa dipakai tanpa WHM?

Plugin dirancang untuk server cPanel/WHM. Untuk VPS tanpa cPanel, hubungi Nivelva lewat WhatsApp untuk opsi backup langsung ke S3 Nivelva.

Apakah ada biaya setup?

Tidak. Semua paket Backup Storage gratis biaya setup, dan panduan instalasi plugin WHM dikirim setelah order.

Baca juga