Lewati ke isi

Bisnis Digital

QRIS untuk UMKM: Cara Daftar, Biaya MDR, dan Tips Aman

QRIS untuk UMKM: cara daftar lewat bank atau PJP, tarif MDR terbaru dari Bank Indonesia, pilihan QRIS statis atau dinamis, dan cara cegah QR palsu.

Terbit 6 menit baca

Jawaban singkat

QRIS adalah standar QR pembayaran nasional dari Bank Indonesia. UMKM cukup mendaftar di satu bank atau PJP QRIS untuk menerima pembayaran dari aplikasi mana pun. Per 4 November 2026, MDR usaha mikro 0% untuk transaksi sampai Rp500 ribu, dan biaya MDR tidak boleh dibebankan ke pembeli.

Daftar isi
  1. Cara kerja dan pendaftaran QRIS
  2. Dua mode pembayaran
  3. Langkah mendaftar di satu PJP
  4. Biaya MDR dan fitur yang tersedia
  5. Tarif MDR per kategori
  6. Fitur di luar pindai kode
  7. Kapan memakai QRIS statis, kapan dinamis?
  8. Mencegah stiker QRIS palsu
  9. Pertanyaan yang sering diajukan

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah standar QR code pembayaran yang ditetapkan Bank Indonesia. Dengan satu kode QRIS, warung, toko, atau usaha jasa bisa menerima pembayaran dari aplikasi mobile banking dan dompet digital mana pun, selama aplikasinya berasal dari penyelenggara yang berizin.

Yang dipertaruhkan bukan hanya kepraktisan. Salah memahami kategori usaha bisa membuatmu kaget dengan potongan MDR, membebankan "biaya QRIS" ke pembeli justru melanggar aturan, dan stiker QR yang ditimpa orang lain bisa membuat uang pembeli masuk ke rekening yang salah. Di sisi lain, QRIS yang dipakai dengan benar berarti tidak perlu memajang banyak stiker, tidak perlu banyak uang kembalian, dan setiap transaksi tercatat.

Cara kerja dan pendaftaran QRIS

Dua mode pembayaran

Pembeli memindai kode QRIS milikmu, memasukkan atau mengonfirmasi nominal, lalu dana masuk ke rekening atau akun yang terhubung. Bank Indonesia membagi cara pakainya menjadi dua mode1:

  • Merchant Presented Mode (MPM): penjual menampilkan kode. Bisa statis (satu stiker, pembeli mengetik nominal) atau dinamis (kode dibuat per transaksi dengan nominal yang sudah terisi, biasanya dari mesin kasir atau aplikasi).
  • Customer Presented Mode (CPM): pembeli yang menampilkan kode dari aplikasinya, lalu penjual memindainya.

Langkah mendaftar di satu PJP

Menurut Bank Indonesia, merchant cukup membuka rekening atau akun di salah satu PJP QRIS (Penyedia Jasa Pembayaran, misalnya bank atau penyelenggara dompet digital yang berizin). Setelah aktif, QRIS-mu bisa menerima pembayaran dari aplikasi PJP mana pun1.

  1. Pilih satu PJP. Paling praktis memakai bank tempat rekening usahamu sudah ada, atau dompet digital yang sudah kamu pakai.
  2. Ajukan pendaftaran merchant lewat aplikasi, situs resmi, atau kantor cabang PJP tersebut.
  3. Lengkapi data dan dokumen usaha yang diminta. Syaratnya ditentukan masing-masing PJP, umumnya identitas pemilik, data usaha, dan foto tempat usaha.
  4. Tunggu verifikasi. PJP akan memeriksa data, membuat Merchant ID, lalu menerbitkan kode QRIS.
  5. Pasang dan uji. Cetak kode, tempel di kasir, lalu coba satu transaksi kecil dan pastikan notifikasinya masuk.

Karena QRIS bersifat interoperabel, mendaftar ke banyak penyedia tidak perlu. Bandingkan PJP dari kemudahan pencairan dana, laporan transaksi, dan layanan pelanggannya.

Biaya MDR dan fitur yang tersedia

Tarif MDR per kategori

MDR (Merchant Discount Rate) adalah potongan per transaksi yang dibayar penjual kepada penyelenggara. Aturannya sudah beberapa kali berubah. Yang berlaku per 4 November 2026 adalah ketentuan Bank Indonesia yang efektif sejak 1 Oktober 2026, berdasarkan Siaran Pers BI No. 28/159/DKom tanggal 17 Agustus 202623:

Kategori merchantNominal transaksiMDR
Usaha mikro (UMI)Sampai Rp500.0000%
Usaha mikro (UMI)Di atas Rp500.0000,3%
Usaha kecil, menengah, besarSampai Rp100.0000%
Usaha kecil, menengah, besarDi atas Rp100.0000,7%
PendidikanSampai Rp100.000 / di atas0% / 0,6%
SPBUSampai Rp100.000 / di atas0% / 0,4%
BLU, PSO, bansos (G2P), pajak dan donasi (P2G)Semua nominal0%

Contohnya, warung kategori usaha mikro yang menerima pembayaran Rp50.000 lewat QRIS tidak dipotong MDR. Bila pembayarannya Rp1.000.000, potongannya 0,3% atau Rp3.000. Kategori usahamu (mikro, kecil, dan seterusnya) ditentukan saat pendaftaran di PJP, jadi tanyakan dan cek kategori yang tercatat.

Fitur di luar pindai kode

Halaman resmi Bank Indonesia menyebut beberapa fitur lain1:

  • QRIS Tap: pembayaran dengan menempelkan HP ke perangkat yang mendukung NFC, tanpa memindai kode.
  • QRIS TUNTAS: transfer antarpengguna QRIS, serta tarik tunai dan setor tunai di ATM, mesin setor tunai, atau agen.
  • QRIS Antarnegara: pembayaran lintas negara dengan mata uang lokal. Dalam siaran pers 22 September 2026, BI menyebut kerja sama dengan Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok4.

Untuk UMKM di daerah wisata, QRIS Antarnegara berarti turis dari negara mitra bisa membayar dengan aplikasi dari negaranya, sementara kamu tetap menerima rupiah. Ketersediaan fitur tergantung aplikasi dan PJP yang kamu pakai.

Kapan memakai QRIS statis, kapan dinamis?

QRIS statis paling mudah untuk memulai. Satu stiker di meja kasir sudah cukup, cocok untuk warung, kedai, atau jasa kecil yang belum memakai aplikasi kasir. Kekurangannya, pembeli harus mengetik nominal sendiri dan stiker yang sama terpajang terus, sehingga perlu diawasi.

QRIS dinamis lebih tepat bila kamu sudah memakai mesin kasir atau aplikasi kasir. Nominal sudah terisi, pembeli tidak perlu mengetik ulang, dan kodenya berubah setiap transaksi. Karena itu, QRIS dinamis juga lebih sulit dipalsukan dengan stiker tempelan.

Mencegah stiker QRIS palsu

Modus yang perlu diwaspadai adalah stiker QR milikmu ditimpa stiker lain, sehingga uang pembeli masuk ke rekening orang lain.

  • Biasakan pembeli melihat nama merchant yang muncul di aplikasi sebelum membayar. Bank Indonesia juga menyarankan pengguna mengecek nama merchant sebelum bayar1.
  • Cek stikermu setiap buka toko. Pastikan tidak ada lapisan stiker baru. Laminasi atau pasang di dalam bingkai akrilik agar sulit ditimpa.
  • Pakai notifikasi transaksi dari aplikasi merchant atau perangkat suara, dan jangan hanya mengandalkan tangkapan layar dari pembeli.
  • Utamakan QRIS dinamis bila memakai aplikasi kasir.
  • Jangan pernah memberi kode OTP kepada siapa pun yang mengaku petugas bank atau PJP. Modus semacam ini dibahas di cara mengenali phishing.

Kalau stiker sudah terlanjur ditimpa, segera lepas stiker palsu dan hubungi PJP kamu. Untuk masalah transaksi lain pun, Bank Indonesia menyarankan menghubungi layanan pelanggan PJP yang kamu pakai1.

QRIS menyelesaikan urusan pembayaran di tempat. Bila kamu juga ingin menerima pesanan dari luar kota, langkah berikutnya biasanya katalog atau toko online sendiri, yang dibahas di cara membuat toko online. Supaya usahamu mudah ditemukan di Google, lihat juga SEO dasar untuk UMKM.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah pembeli dikenai biaya saat membayar dengan QRIS?

Tidak. Bank Indonesia menyatakan tidak ada biaya tambahan untuk konsumen, dan MDR ditanggung merchant serta tidak boleh dibebankan ke pembeli.

Apakah harus daftar QRIS di banyak bank?

Tidak. Cukup di satu PJP QRIS. Kode QRIS-mu bisa dibayar dari aplikasi bank atau dompet digital lain yang berizin.

Apakah QRIS bisa dipakai turis asing?

Bisa, untuk pengguna dari negara mitra QRIS Antarnegara. Per siaran pers BI 22 September 2026, mitranya Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.

Bagaimana kalau stiker QRIS saya ditimpa orang lain?

Segera lepas stiker palsu, hubungi PJP kamu, dan minta pembeli selalu mengecek nama merchant di aplikasi sebelum membayar.

Sumber & referensi

  1. 1

    Bank Indonesia, halaman QRIS (bi.go.id).

  2. 2

    Bank Indonesia, "MDR QRIS Bagi Merchant: Kategorisasi dan Simulasi" (bi.go.id, Oktober 2026).

  3. 3

    ANTARA, "BI perluas kebijakan MDR QRIS 0 persen untuk pelaku UMKM" (17 Agustus 2026).

  4. 4

    Bank Indonesia, siaran pers QRIS Antarnegara, 22 September 2026 (bi.go.id).

Baca juga