Lewati ke isi

Website & Domain

7 Hal yang Wajib Dicek Sebelum Website Bisnis Diluncurkan

Daftar periksa sebelum website bisnis tayang, dari HTTPS, noindex, formulir, tampilan ponsel, kecepatan, sampai backup dan Search Console.

Terbit 5 menit baca

Jawaban singkat

Sebelum website bisnis diluncurkan, cek tujuh hal: HTTPS aktif, noindex dan blokir robots.txt sudah dibuang, formulir dan tombol kontak berfungsi, tampilan ponsel rapi, kecepatan wajar, isi dan link bersih dari sisa contoh, serta backup dan Search Console sudah siap.

Daftar isi
  1. 1. Apakah HTTPS sudah aktif di semua halaman?
  2. 2. Apakah website sudah boleh diindeks Google?
  3. 3. Formulir, tombol WhatsApp, dan email berfungsi
  4. 4. Tampilan ponsel sudah dicek di perangkat sungguhan
  5. 5. Kecepatan halaman masih wajar
  6. 6. Isi bersih dari sisa contoh dan link rusak
  7. 7. Apakah backup dan pemantauan sudah siap?
  8. Ringkasan daftar periksa
  9. Pertanyaan yang sering diajukan

Sebelum website bisnis diumumkan ke pelanggan, luangkan satu sampai dua jam untuk memeriksa tujuh hal: keamanan HTTPS, izin untuk diindeks Google, formulir dan kontak, tampilan ponsel, kecepatan, kebersihan isi, serta backup dan pemantauan.

Kenapa ini penting? Kesan pertama sulit diulang. Pelanggan yang menemukan formulir rusak atau peringatan "Not Secure" di kunjungan pertama mungkin tidak kembali. Lebih repot lagi, beberapa kesalahan seperti noindex yang tertinggal tidak terlihat oleh mata, tapi membuat website tidak pernah muncul di Google sampai ada yang sadar berminggu-minggu kemudian.

1. Apakah HTTPS sudah aktif di semua halaman?

Buka website dengan https:// di beberapa browser dan pastikan tidak ada peringatan sertifikat. Lalu coba buka versi http:// dan versi dengan atau tanpa www. Semuanya harus berakhir di satu alamat yang sama, misalnya https://namausaha.com, lewat redirect 301.

Perhatikan juga ikon gembok. Bila ikon itu hilang di halaman tertentu, biasanya ada gambar atau skrip yang masih dimuat lewat http://. Masalah ini disebut mixed content dan dibahas di artikel mixed content setelah pasang SSL.

2. Apakah website sudah boleh diindeks Google?

Ini kesalahan paling klasik. Selama pembuatan, website sering disembunyikan dari mesin pencari agar versi setengah jadi tidak muncul. Di WordPress, caranya biasanya dengan mencentang "Discourage search engines from indexing this site" di Pengaturan > Membaca. Pengaturan ini menambahkan tag noindex.

Sebelum tayang, cek tiga hal:

  • Lihat sumber halaman (Ctrl+U) dan cari kata noindex. Seharusnya tidak ada di halaman yang ingin tampil di Google.
  • Buka namausaha.com/robots.txt. Pastikan tidak ada Disallow: / untuk semua perayap.
  • Bila ada proteksi password di tingkat server atau plugin "coming soon", matikan.

Menurut dokumentasi Google, robots.txt mengatur perayapan, sedangkan noindex mengatur apakah halaman boleh tampil di hasil pencarian. Keduanya perlu dibereskan.

3. Formulir, tombol WhatsApp, dan email berfungsi

Isi setiap formulir dengan data uji dan pastikan pesannya benar-benar sampai ke kotak masuk, bukan ke folder spam. Ketuk tombol WhatsApp dari ponsel dan periksa nomornya. Kirim email ke alamat bisnis dari akun lain dan balas dari sana.

Kalau email dari website atau dari alamat bisnis sering masuk spam, biasanya ada record DNS yang belum diatur. Panduan SPF, DKIM, dan DMARC menjelaskan cara memperbaikinya.

4. Tampilan ponsel sudah dicek di perangkat sungguhan

Mode responsif di browser desktop membantu, tapi tetap buka website dari ponsel sungguhan, idealnya satu Android dan satu iPhone. Cek hal-hal yang sering bermasalah:

  • Menu bisa dibuka dan ditutup.
  • Tombol cukup besar untuk diketuk dan tidak saling berdempetan.
  • Tidak ada teks atau gambar yang terpotong atau membuat halaman bisa digeser ke samping.
  • Popup tidak menutupi seluruh layar tanpa tombol tutup yang jelas.

Google merayapi website memakai versi ponselnya, jadi tampilan ponsel bukan sekadar soal kenyamanan.

5. Kecepatan halaman masih wajar

Jalankan PageSpeed Insights untuk beranda dan satu halaman produk atau layanan. Tidak perlu mengejar skor sempurna, tapi perhatikan peringatan besar seperti gambar berukuran megabyte yang belum dikompres atau terlalu banyak skrip pihak ketiga. Gambar hero yang belum dikompres adalah penyebab lambat yang paling sering ditemukan di website baru.

Tema dan template sering membawa konten contoh. Sebelum tayang, cari dan buang:

  • Teks "Lorem ipsum" atau "Hello world!".
  • Halaman contoh seperti "Sample Page".
  • Foto produk atau testimoni bawaan template.
  • Nomor telepon, alamat, dan link media sosial bawaan template yang belum diganti.

Klik semua link di menu, footer, dan halaman utama. Pastikan juga favicon, judul halaman (title tag), dan meta description sudah diisi, bukan nama tema atau "Just another WordPress site".

7. Apakah backup dan pemantauan sudah siap?

Buat backup lengkap (file dan database) tepat sebelum peluncuran dan simpan di luar server hosting. Aktifkan backup otomatis berkala, karena perubahan setelah tayang juga perlu dilindungi.

Terakhir, daftarkan website ke Google Search Console dan kirim sitemap. Dari sana kamu bisa melihat apakah halaman mulai diindeks dan apakah ada masalah perayapan. Jangan khawatir bila belum muncul di Google dalam beberapa hari pertama, penjelasannya ada di artikel kenapa website baru lama muncul di Google.

Ringkasan daftar periksa

NoYang dicekCara cepatTanda beres
1HTTPSBuka versi http, https, www, non-wwwSemua berakhir di satu alamat https tanpa peringatan
2Izin indeksCari noindex di sumber halaman, buka robots.txtTidak ada noindex, tidak ada Disallow: /
3Formulir dan kontakKirim pesan uji, ketuk tombol WhatsAppPesan sampai, nomor benar
4Tampilan ponselBuka di Android dan iPhoneMenu jalan, tidak ada geser ke samping
5KecepatanPageSpeed InsightsTidak ada gambar raksasa atau skrip berlebihan
6Isi bersihCari teks contoh, klik semua linkTidak ada konten template, tidak ada link rusak
7Backup dan Search ConsoleUnduh backup, kirim sitemapBackup tersimpan di luar server, sitemap diterima

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjalankan daftar periksa ini?

Untuk website bisnis kecil dengan belasan halaman, satu sampai dua jam biasanya cukup. Toko online dengan banyak produk dan alur pembayaran butuh waktu lebih lama karena alur checkout juga harus diuji.

Apakah website harus sempurna sebelum diluncurkan?

Tidak. Website bisa terus diperbaiki setelah tayang. Yang penting, hal yang memengaruhi kepercayaan dan fungsi dasar seperti HTTPS, kontak, dan izin indeks sudah beres sejak hari pertama.

Perlukah mengumumkan website baru di media sosial pada hari yang sama?

Sebaiknya tunggu sampai daftar periksa selesai dan kamu sudah mencoba sendiri dari ponsel. Pengunjung pertama dari pengumuman biasanya yang paling banyak, jadi pastikan mereka mendapat pengalaman yang baik.

Sumber & referensi

Baca juga