Lewati ke isi

SEO & Pemasaran

Cara Membaca Data Google Search Console untuk Pemula

Cara verifikasi situs di Search Console, membaca laporan Performa, Halaman, dan Core Web Vitals, serta menemukan kata kunci yang hampir ke halaman satu.

Terbit 5 menit baca

Jawaban singkat

Search Console menunjukkan bagaimana Google melihat situsmu: kueri yang memunculkan halamanmu, jumlah tayangan dan klik, posisi rata-rata, halaman yang gagal terindeks, dan kualitas pengalaman halaman. Mulailah dari laporan Performa untuk mencari kueri bertayangan tinggi di posisi 8 sampai 20.

Daftar isi
  1. Bagaimana cara memverifikasi situs?
  2. Laporan Performa: empat angka yang wajib dipahami
  3. Mencari kata kunci quick win
  4. Apa arti laporan Halaman (pengindeksan)?
  5. Core Web Vitals: apakah situsmu nyaman dipakai?
  6. Rutinitas mingguan 15 menit
  7. Pertanyaan yang sering diajukan

Pencarian apa yang memunculkan websitemu di Google minggu ini? Halaman mana yang sering tampil tapi jarang diklik? Adakah halaman layanan yang ternyata tidak pernah masuk indeks? Ketiga pertanyaan itu dijawab oleh Google Search Console, alat gratis dari Google untuk pemilik situs.

Alat analytics hanya melihat orang yang sudah tiba di website. Search Console melihat tahap sebelumnya: berapa kali situsmu muncul di hasil pencarian, untuk kueri apa, dan berapa banyak yang akhirnya mengklik. Artikel ini membahas laporan yang paling berguna untuk pemula, urut dari penyiapan sampai rutinitas mingguan.

Bagaimana cara memverifikasi situs?

Sebelum melihat data, kamu harus membuktikan bahwa kamu pemilik situs. Search Console menawarkan dua jenis properti.

  • Properti domain mencakup seluruh domain sekaligus, termasuk www, tanpa www, http, https, dan semua subdomain. Verifikasinya lewat record TXT di DNS. Ini pilihan yang paling lengkap bila kamu punya akses ke pengaturan DNS.
  • Properti awalan URL hanya mencakup alamat dengan awalan persis yang kamu daftarkan, misalnya https://www.domainmu.com/. Verifikasinya lebih fleksibel: unggah file HTML, pasang meta tag, atau lewat Google Analytics dan Google Tag Manager yang sudah terpasang.

Setelah terverifikasi, kirimkan sitemap di menu Sitemap. Data biasanya mulai terisi dalam beberapa hari. Panduan menyiapkan sitemap ada di sitemap XML dan robots.txt.

Laporan Performa: empat angka yang wajib dipahami

Laporan Performa untuk hasil penelusuran adalah laporan yang paling sering dibuka. Di bagian atas ada empat angka, dan masing-masing punya arti yang sering disalahpahami.

MetrikArtinyaCara membacanya
Total klikBerapa kali orang mengklik situsmu dari hasil GoogleUkuran paling langsung dari lalu lintas pencarian
Total tayanganBerapa kali tautan situsmu muncul di hasil yang dilihat orangNaik tanpa klik berarti situs makin sering tampil tapi belum menarik diklik
CTR rata-rataKlik dibagi tayanganRendah bisa berarti judul dan deskripsi kurang menarik, atau posisinya masih jauh
Posisi rata-rataRata-rata peringkat teratas situsmu untuk kueri ituAngka 1 berarti paling atas; ini rata-rata, jadi bisa berubah-ubah

Di bawahnya ada tab Kueri, Halaman, Negara, Perangkat, dan Tampilan penelusuran. Gabungkan dengan filter tanggal untuk membandingkan periode, misalnya tiga bulan terakhir dengan tiga bulan sebelumnya. Data Performa tersimpan sekitar 16 bulan, jadi perbandingan tahun ke tahun masih bisa dilakukan.

Klik dari fitur AI Google seperti AI Overviews ikut dihitung di laporan ini, dengan jenis penelusuran Web.

Mencari kata kunci quick win

Ini cara paling praktis memakai Search Console untuk pemula. Halaman yang sudah berada di posisi 8 sampai 20 biasanya lebih mudah dinaikkan daripada membuat halaman baru dari nol.

  1. Buka Performa, aktifkan keempat metrik, dan pilih rentang 3 bulan terakhir.
  2. Buka tab Kueri, lalu filter posisi lebih besar dari 7.
  3. Urutkan berdasarkan tayangan, dari yang terbanyak.
  4. Klik satu kueri, lalu buka tab Halaman untuk melihat halaman mana yang muncul.
  5. Perbaiki halaman itu: pastikan kueri tersebut dijawab jelas di subjudul atau paragraf awal, perbarui informasi yang usang, dan tambahkan tautan dari halaman lain yang relevan.
  6. Catat tanggal perubahan dan bandingkan hasilnya beberapa minggu kemudian.

Cara yang sama bisa dipakai untuk mencari kueri dengan tayangan tinggi tapi CTR rendah di posisi atas. Biasanya masalahnya ada di judul dan deskripsi yang tidak menjawab maksud pencarian. Kueri yang ditemukan di sini juga bahan bagus untuk riset keyword.

Apa arti laporan Halaman (pengindeksan)?

Laporan Halaman membagi URL menjadi dua kelompok: diindeks dan tidak diindeks. Untuk yang tidak diindeks, Search Console mencantumkan alasannya, misalnya "Di-crawl - saat ini tidak diindeks", "Ditemukan - saat ini tidak diindeks", "URL ditandai noindex", atau "Duplikat".

Tidak semua halaman perlu diindeks. Halaman keranjang, hasil pencarian internal, atau halaman admin memang sebaiknya tidak masuk. Yang perlu dikhawatirkan adalah halaman penting, seperti halaman layanan atau artikel utama, yang muncul di daftar tidak diindeks. Untuk memeriksa satu halaman secara detail, pakai alat Inspeksi URL di kotak pencarian bagian atas.

Penjelasan tiap status dan cara memperbaikinya ada di halaman tidak terindeks Google.

Core Web Vitals: apakah situsmu nyaman dipakai?

Laporan Core Web Vitals mengelompokkan URL menjadi Bagus, Perlu peningkatan, dan Buruk, terpisah untuk seluler dan desktop. Datanya berasal dari pengalaman pengguna Chrome yang sebenarnya, jadi situs dengan kunjungan sedikit kadang belum punya data cukup.

Tiga metrik yang diukur:

  • LCP (Largest Contentful Paint): seberapa cepat elemen terbesar di layar muncul. Batas bagus 2,5 detik.
  • INP (Interaction to Next Paint): seberapa cepat halaman merespons klik atau ketukan. Batas bagus 200 milidetik.
  • CLS (Cumulative Layout Shift): seberapa banyak tata letak bergeser saat dimuat. Batas bagus 0,1.

Penyebab umum skor buruk adalah gambar besar yang tidak dikompres, terlalu banyak skrip pihak ketiga, dan server yang lambat merespons. Hubungannya dengan penjualan dibahas di kecepatan website dan penjualan.

Rutinitas mingguan 15 menit

Kamu tidak perlu membuka Search Console setiap hari. Cukup sekali seminggu:

  • Lihat grafik Performa 28 hari terakhir dibanding periode sebelumnya.
  • Cek apakah ada email atau notifikasi masalah baru dari Search Console.
  • Periksa laporan Halaman untuk lonjakan URL tidak diindeks.
  • Pilih satu kueri quick win dan perbaiki satu halaman.

Kebiasaan kecil ini lebih berguna daripada audit besar setahun sekali.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Search Console sama dengan Google Analytics?

Tidak. Search Console menunjukkan data sebelum orang tiba di situsmu, yaitu tayangan dan klik di hasil Google. Google Analytics menunjukkan apa yang dilakukan pengunjung setelah tiba. Keduanya saling melengkapi.

Kenapa jumlah klik di Search Console berbeda dengan kunjungan di analytics?

Cara menghitungnya berbeda. Search Console menghitung klik di hasil pencarian, sedangkan analytics menghitung kunjungan yang tercatat oleh tag, yang bisa terhalang pemblokir atau penolakan cookie.

Apakah meminta pengindeksan lewat Inspeksi URL menjamin halaman masuk Google?

Tidak. Fitur itu hanya meminta Google merayapi ulang halaman. Keputusan mengindeks tetap ada di Google dan bergantung pada kualitas serta keunikan halaman.

Baca juga