Lewati ke isi

Bisnis Digital

Midtrans vs Xendit vs Duitku: Bandingkan Fitur & Biaya

Perbandingan Midtrans, Xendit, dan Duitku per 4 November 2026: biaya VA, QRIS, e-wallet, kartu, syarat daftar perorangan, dan pencairan dana.

Terbit 6 menit baca

Jawaban singkat

Per 4 November 2026, Midtrans dan Duitku menerima pendaftaran perorangan dengan KTP dan NPWP, sedangkan Xendit hanya melayani badan usaha. Biaya VA Midtrans Rp4.000, Duitku Rp1.500 sampai Rp5.000 per bank. QRIS di ketiganya tercantum 0,7%, dengan struktur biaya yang berbeda.

Daftar isi
  1. Siapa yang boleh mendaftar
  2. Berapa biaya per transaksi di masing-masing gateway?
  3. Pencairan dana dan refund
  4. Integrasi dan pengalaman developer
  5. Memilih sesuai kondisi tokomu

Toko onlinemu mulai ramai, dan setiap malam kamu mencocokkan bukti transfer dengan mutasi rekening satu per satu. Di titik ini hampir semua penjual mulai melirik payment gateway, dan tiga nama yang paling sering muncul adalah Midtrans, Xendit, dan Duitku. Ketiganya sama-sama bisa menerima virtual account, QRIS, e-wallet, dan kartu, lalu mengonfirmasi pembayaran secara otomatis.

Perbedaannya ada di detail yang baru terasa setelah berjalan: siapa yang boleh mendaftar, berapa potongan per metode, kapan dana bisa ditarik, dan bagaimana refund ditangani. Semua angka di bawah diambil dari halaman resmi masing-masing penyedia per 4 November 2026 dan bisa berubah sewaktu-waktu.

Siapa yang boleh mendaftar

Ini sering jadi penentu pertama, terutama bagi penjual yang belum punya badan usaha.

Midtrans menerima pendaftaran individu. Menurut dokumentasi resminya, pemilik bisnis perorangan di Indonesia cukup menyiapkan KTP dan NPWP. Untuk PT atau CV, dokumennya lebih lengkap: akta perusahaan terbaru, SK Menkumham, KTP atau paspor dan NPWP direktur, NPWP perusahaan, NIB atau izin usaha, serta izin lain sesuai kegiatan bisnis.

Duitku juga menerima merchant perorangan. Halaman FAQ-nya menyebut KTP, NPWP, dan nomor rekening bank yang ketiganya harus atas nama yang sama. Kolom website wajib diisi dan situsnya harus aktif.

Xendit berbeda. Pusat bantuannya, yang diperbarui Maret 2026, menyatakan Xendit melayani bisnis yang terdaftar sebagai badan hukum, termasuk perseroan perorangan, persekutuan, dan perseroan, dan saat ini belum menerima akun untuk usaha individu. Xendit menyarankan pelaku usaha perorangan mendaftarkan badan usaha lebih dulu, misalnya lewat OSS atau layanan Perseroan Perorangan dari AHU.

Jadi kalau kamu masih berjualan atas nama pribadi, pilihan yang langsung terbuka adalah Midtrans dan Duitku.

Berapa biaya per transaksi di masing-masing gateway?

Midtrans menyatakan tanpa biaya pengaturan dan hanya memotong biaya dari transaksi yang berhasil. Duitku dan Xendit juga memotong biaya per transaksi, tetapi cara hitungnya berbeda, terutama di Xendit.

MetodeMidtransDuitkuXendit
Virtual accountRp4.000 per transaksiRp1.500 (Artha Graha, Sahabat Sampoerna), Rp3.000 (bank lain), Rp4.000 (Mandiri), Rp5.000 (BCA)Biaya pemrosesan Rp4.000 + biaya metode, cek per bank
QRIS0,7%0,7%Biaya metode 0,70% (termasuk PPN, transaksi di atas Rp100.000) + biaya pemrosesan Rp4.000
GoPay / ShopeePay2% / 2%ShopeePay 2%Biaya pemrosesan Rp4.000 + biaya metode
OVO / DANA1,5% / 1,5%1,67% (OVO, DANA, LinkAja)Biaya pemrosesan Rp4.000 + biaya metode
Kartu kredit2,9% + Rp2.0002,9% + Rp2.500Biaya pemrosesan Rp4.000 + biaya metode
MinimarketRp5.000 (Indomaret, Alfamart)Alfamart Rp2.500, Indomaret MDR + Rp1.000Biaya pemrosesan Rp4.000 + biaya metode
PajakBelum termasuk PPN, kecuali QRIS, GoPay, ShopeePaySudah termasuk pajakBelum termasuk pajak, kecuali yang tertulis termasuk PPN (misalnya QRIS)

Ada beberapa catatan penting di balik tabel itu.

Midtrans menyebut biaya e-wallet untuk perusahaan gaming dan produk digital berbeda dan bisa lebih tinggi, tanpa mencantumkan angkanya. Duitku juga memisahkan tarif e-wallet untuk produk digital, yaitu OVO 3,03% dan ShopeePay 4%. Kalau kamu menjual e-book, kelas, atau voucher, minta tarif yang berlaku untuk kategorimu sebelum menghitung margin.

Xendit memakai struktur dua lapis: biaya pemrosesan tetap Xendit sebesar Rp4.000 per transaksi di Indonesia, ditambah biaya metode pembayaran. Rincian biaya metode untuk tiap bank dan e-wallet ditampilkan di halaman biayanya dengan filter negara, jadi cek langsung di sana untuk metode yang ingin kamu aktifkan. Menurut kebijakan harga Xendit, biaya pemrosesan ini berlaku sejak 1 Oktober 2026 untuk setiap percobaan transaksi, termasuk yang gagal, dan refund juga dikenai biaya pemrosesan lagi. Kebijakan yang sama mencantumkan biaya minimum bulanan US$50 untuk akun dorman atau akun yang total tagihan bulanannya di bawah angka itu, serta biaya sengketa (chargeback) US$25 per kasus untuk transaksi kartu dan US$15 untuk metode pembayaran lokal.

Biaya tetap ini paling terasa di toko bernominal kecil. Hitungan kasarnya: pembayaran QRIS Rp25.000 lewat Xendit dikenai 0,7% (sekitar Rp175) ditambah Rp4.000, jadi sekitar Rp4.175 untuk satu transaksi.

Soal QRIS, Bank Indonesia mengatur MDR per kategori usaha. Sejak 1 Oktober 2026, MDR 0% berlaku untuk transaksi sampai Rp500.000 bagi usaha mikro dan sampai Rp100.000 bagi usaha kecil, menengah, dan besar. Tanyakan ke gateway bagaimana aturan itu diterapkan pada kategori usahamu. Ringkasan aturan MDR terbaru ada di QRIS untuk UMKM.

Pencairan dana dan refund

Dana yang masuk ke saldo gateway tidak selalu bisa langsung ditarik.

Di Midtrans, transaksi bisa diajukan untuk pelimpahan dana setelah berstatus settlement selama 3 hari kerja, dan permintaan bisa dilakukan setiap hari kerja. Pencairan pertama mensyaratkan dokumen registrasi lengkap dan minimal satu transaksi sukses.

Duitku menulis settlement berbeda per metode: e-wallet dan QRIS D+2, kartu kredit D+1 untuk akun fasilitator dan D+4 untuk akun agregator. Penarikan reguler dikirim dalam 1x24 jam pada hari kerja, sedangkan penarikan instan dikenai Rp5.000 per transaksi.

Refund juga perlu dicek. Midtrans mendukung refund lewat sistem untuk kartu kredit, beberapa e-wallet, QRIS tertentu, dan paylater, masing-masing dengan batas waktu. Transfer bank dan pembayaran di minimarket tidak punya fitur refund, sehingga pengembalian dilakukan manual oleh merchant. Duitku menyatakan belum menyediakan layanan refund transaksi, jadi refund diproses merchant sendiri, misalnya lewat fitur disbursement untuk e-wallet. Perbedaan perilaku tiap metode dibahas di virtual account, QRIS, atau e-wallet.

Integrasi dan pengalaman developer

Ketiganya menyediakan dokumentasi API, mode uji coba (sandbox atau test mode) untuk mencoba transaksi tanpa uang sungguhan, dan notifikasi otomatis ke server tokomu saat status pembayaran berubah. Notifikasi inilah yang membuat order terkonfirmasi tanpa cek mutasi, dan cara kerjanya dijelaskan di webhook pembayaran.

Bagi yang tidak menulis kode sendiri, cek ketersediaan plugin untuk platform tokomu, misalnya WooCommerce, dan fitur tautan pembayaran yang bisa dikirim lewat chat. Fitur seperti ini menentukan seberapa cepat kamu bisa mulai menerima pembayaran, terutama bila toko masih sederhana seperti dibahas di cara membuat toko online.

Dari sisi teknis, uji tiga hal di sandbox sebelum memilih: alur pembayaran dari sisi pembeli di HP, kejelasan status transaksi di dashboard, dan kecepatan notifikasi sampai ke servermu.

Memilih sesuai kondisi tokomu

Kalau kamu penjual perorangan dan ingin cepat mulai, Midtrans dan Duitku bisa langsung didaftarkan dengan KTP dan NPWP. Bandingkan tarif untuk metode yang paling sering dipakai pembelimu, bukan tarif terendah di tabel. Untuk toko yang pembelinya banyak transfer lewat VA bank tertentu, selisih per transaksi di VA bisa lebih terasa daripada selisih di kartu kredit.

Kalau sudah berbadan usaha dan butuh layanan yang lebih luas, misalnya pembayaran berulang, pengiriman dana massal, atau penerimaan pembayaran lintas negara di Asia Tenggara, Xendit layak masuk daftar. Struktur biayanya berbeda, jadi hitung total biaya per transaksi dengan memasukkan biaya pemrosesan tetapnya.

Langkah praktisnya: buka akun uji di dua penyedia, coba alurnya dari sisi pembeli, minta tarif tertulis untuk kategori produkmu, lalu hitung total potongan sebulan memakai data pesanan yang sudah kamu punya. Angka itulah pembanding yang paling jujur untuk usahamu.

Sumber & referensi

Baca juga