Lewati ke isi

Berita TeknologiBerita

Masa Berlaku SSL Dipangkas Jadi 47 Hari: Siapkan Ini

Masa berlaku sertifikat SSL/TLS turun ke 200 hari, lalu 100, dan 47 hari pada 2029. Ini jadwal resminya dan cara otomatisasi dengan ACME.

Terbit 5 menit baca

Jawaban singkat

Lewat ballot SC-081v3, CA/Browser Forum memangkas masa berlaku maksimum sertifikat TLS publik menjadi 200 hari sejak 15 Maret 2026, 100 hari sejak 15 Maret 2027, dan 47 hari sejak 15 Maret 2029. Perpanjangan manual tidak akan sanggup mengikuti, jadi otomatisasi dengan ACME perlu disiapkan sekarang.

Daftar isi
  1. Dari mana aturan 47 hari ini?
  2. Jadwal resminya
  3. Apa yang perlu disiapkan sekarang?
  4. Bagaimana dengan Let's Encrypt?
  5. Apakah sertifikat berbayar masih relevan?
  6. Pertanyaan yang sering diajukan

Per 4 November 2026, sertifikat SSL/TLS publik yang baru diterbitkan paling lama berlaku 200 hari, dan batas itu akan turun lagi menjadi 100 hari pada Maret 2027 dan 47 hari pada Maret 2029.

Kalau selama ini kamu memperpanjang sertifikat setahun sekali lewat email pengingat, ritme itu sudah tidak berlaku. Dengan masa berlaku 47 hari, setiap sertifikat harus diperpanjang setidaknya delapan kali setahun. Satu yang terlewat berarti pengunjung melihat peringatan "koneksi tidak aman", formulir checkout berhenti dipercaya, dan integrasi API yang memeriksa sertifikat bisa langsung gagal.

Dari mana aturan 47 hari ini?

Aturan ini berasal dari ballot SC-081v3 di CA/Browser Forum, forum tempat penerbit sertifikat (CA) dan pembuat browser menyusun Baseline Requirements untuk sertifikat TLS. Pemungutan suaranya berlangsung 4 sampai 11 April 2025. Hasilnya: 25 penerbit sertifikat setuju, tidak ada yang menolak, 5 abstain. Dari sisi pembuat browser, Apple, Google, Microsoft, dan Mozilla semuanya setuju.

Ballot ini mengubah Baseline Requirements secara bertahap mulai Maret 2026 sampai Maret 2029. Selain masa berlaku sertifikat, yang ikut dipangkas adalah masa pakai ulang data validasi domain, yaitu berapa lama CA boleh memakai hasil verifikasi kepemilikan domain sebelum harus memeriksa ulang.

Jadwal resminya

Berlaku sejakMasa berlaku maksimum sertifikatMasa pakai ulang validasi domain/IP
Sebelum 15 Maret 2026398 hari398 hari
15 Maret 2026200 hari200 hari
15 Maret 2027100 hari100 hari
15 Maret 202947 hari10 hari

Angka di atas diambil dari bagian "Relevant Dates" Baseline Requirements versi 2.3.1 (4 Oktober 2026). Jadwal ini berlaku untuk sertifikat TLS publik yang dipercaya browser, tidak peduli jenis validasinya. Perbedaan jenis DV, OV, dan EV dibahas di jenis sertifikat SSL.

Ada efek samping yang sering terlupa. Masa pakai ulang validasi domain yang hanya 10 hari pada 2029 berarti hampir setiap perpanjangan juga butuh validasi domain ulang. Kalau validasi masih dilakukan manual, misalnya menambah record DNS lewat panel setiap kali, beban kerjanya ikut berlipat. Karena itu, yang perlu diotomatiskan bukan hanya penerbitan sertifikat, tapi seluruh rantai: validasi domain, penerbitan, pemasangan, dan pemantauan.

Apa yang perlu disiapkan sekarang?

Urutan di bawah bisa dikerjakan bertahap sebelum Maret 2027, saat batasnya turun ke 100 hari.

  • Inventaris sertifikat. Catat semua domain dan subdomain yang memakai HTTPS, termasuk yang sering terlupa: panel admin, server email, API internal, perangkat jaringan, dan load balancer. Untuk tiap sertifikat, catat penerbit, tanggal kedaluwarsa, dan di server mana dipasang.
  • Pilih metode otomatisasi. Protokol ACME adalah standar untuk penerbitan dan perpanjangan otomatis. Klien ACME populer antara lain Certbot, acme.sh, dan fitur bawaan di web server seperti Caddy. Sejumlah CA komersial juga menyediakan endpoint ACME; tanyakan ke penerbitmu apakah itu berlaku juga untuk sertifikat OV dan EV.
  • Otomatiskan validasi domain. Metode DNS-01 dengan API DNS memungkinkan validasi tanpa campur tangan manusia, dan juga wajib untuk sertifikat wildcard. Pastikan penyedia DNS-mu mendukung API, dan simpan token API-nya dengan hak akses terbatas.
  • Otomatiskan pemasangan. Perpanjangan belum selesai sampai web server memuat sertifikat baru. Pastikan klien ACME menjalankan reload Nginx, Apache, atau layanan lain setelah sertifikat diperbarui.
  • Pantau kedaluwarsa. Otomatisasi bisa gagal diam-diam, misalnya karena token API kedaluwarsa atau firewall memblokir validasi. Pasang pemantauan yang memberi peringatan bila sisa masa berlaku tinggal sedikit. Alat seperti Uptime Kuma bisa melakukannya, dibahas di monitoring server dengan Uptime Kuma.

Bagaimana dengan Let's Encrypt?

Sertifikat Let's Encrypt selama ini berlaku 90 hari, sudah di bawah batas 200 dan 100 hari. Namun Let's Encrypt mengumumkan rencananya sendiri menuju 45 hari:

  • Sejak 13 Mei 2026, profil ACME tlsserver menerbitkan sertifikat 45 hari secara opt-in.
  • Mulai 10 Februari 2027, profil bawaan classic turun ke 64 hari dengan masa pakai ulang otorisasi 10 hari.
  • Mulai 16 Februari 2028, profil classic turun ke 45 hari dengan masa pakai ulang otorisasi 7 jam.

Let's Encrypt menyarankan klien ACME memakai ACME Renewal Information (ARI), yaitu mekanisme yang memberi tahu klien kapan sebaiknya memperpanjang. Tanpa ARI, Let's Encrypt menyebut interval tetap 60 hari "tidak lagi cukup", dan memperpanjang di sekitar dua pertiga masa berlaku masih bisa diterima.

Apakah sertifikat berbayar masih relevan?

Masih, tapi alasannya bukan lagi masa berlaku panjang. Dengan aturan baru, sertifikat berbayar pun maksimal 200 hari saat ini dan 47 hari pada 2029. Yang tetap membedakan adalah jenis validasi (OV dan EV memverifikasi organisasi), garansi dari penerbit, dan dukungan. Sebagian penerbit menawarkan langganan multi tahun yang otomatis menerbitkan ulang sertifikat sepanjang masa langganan. Perhatikan apakah penerbit pilihanmu mendukung ACME, karena tanpa itu kamu kembali ke perpanjangan manual.

Pertanyaan yang sering diajukan

Sertifikat 1 tahun yang saya beli sebelum Maret 2026 apakah langsung tidak berlaku?

Tidak. Aturan ini berlaku untuk sertifikat yang diterbitkan setelah tanggal tenggat. Sertifikat yang sudah terbit tetap berlaku sampai tanggal kedaluwarsanya, lalu penggantinya mengikuti batas baru.

Apakah aturan ini berlaku untuk sertifikat internal atau self-signed?

Baseline Requirements mengatur sertifikat TLS publik yang dipercaya browser. Sertifikat dari CA internal perusahaan tidak terikat, meski otomatisasi tetap praktik yang baik.

Apa yang terjadi kalau perpanjangan otomatis gagal?

Sertifikat lama tetap dipakai sampai kedaluwarsa, lalu browser menampilkan peringatan keamanan. Karena itu pemantauan sisa masa berlaku sama pentingnya dengan otomatisasi.

Sumber & referensi

Baca juga